Selingkuh 06

Selingkuh 06

Cara-Cara Menghindari Diri Dari Perselingkuhan

Pusatkan Cinta hanya kepada Pasangan Hidupmu Saja

Kasih itu harus selalu diusahakan. Kalau kasih itu dibiarkan maka dia akan menjadi layu. Namun kalau diusahakan maka kasih itu akan menyala dalam kehidupan kita. Bolehkan seorang yang sudah menikah jatuh cinta lagi? Jawaban saya boleh. Bahkan boleh berulang-ulang tetapi harus kepada orang yang sama, yaitu kepada pasangan hidup kita. Pusatkan cinta pada pasangan hidupmu.

Hindari Kesempatan Untuk Berselingkuh

Hindari kesempatan untuk berselingkuh, kalau kelihatannay bisa membuka celah atau memberi kesempatan kepada kita untuk berselingkuh. Hindari diri kita. Jangan dekat-dekat dengan godaan.

Hindari Fantasi Liar

Pikiran dan fantasi kita jangan sering berfantasi liar dengan orang yang bukan pasangan hidup kita. Sebab akan membuahkan dosa dalam pikiran dan dalam hati sehingga, akhirnya, menimbulkan dosa perbuatan.

Adakan Persekutuan Dengan Allah

Adakan persekutuan yang erat dengan Allah. Karena ketika kita menjalin hubungan yang akrab dengan Allah, kita hidup di dalam kekudusan, takut kepada Allah sehingga perselingkuhan akan dijauhkan oleh Allah di dalam kehidupan kita.

Siapa yang saat ini sedang mengalami masalah ini. Bertobatlah sebelum murka Tuhan menyala, sebelum keluargamu hancur berantakan. Hentikan jangan menunda lagi, hubungan ini harus dihentikan secara radikal dan tuntas. Kapan? Hari ini juga, saat ini juga sehingga Tuhan sungguh-sungguh memulihkan kehidupan keluarga anda. Anda mengalami cinta yang mula-mula dengan pasanganmu saja. Tuhan Yesus memberkati anda. Amin.

 

Ditulis dalam 1

Selingkuh 05

Selingkuh 05

Solusi Terhadap Perselingkuhan

Pertobatan

Kita harus bertobat dan melakukan pemutusan hubungan secara tuntas. Jangan bertahap. Jangan sedikit-sedikit tetapi sekaligus, drastis dan total. Sebab, tanpa itu sulit kita mengakhiri hubungan perselingkuhan itu. Misal, kalau ada orang yang mau memotong ekornya anjing bagaimana caranya? Dia harus mengambil golok yang tajam dan langsung memotong ekornya. Jangan sedikit-sedikit. “Aduh kasian nih anjing, sudahlah saya ukur 5 cm dulu.” “Sini njing!” Anjingnya dipanggil langsung, “Paaak…!”:  dipotong 5 cm ekornya. Aduh dia kesakitan. Kemudian, diobati dengan obat merah dan dibalut sebulan, diukur lagi 5 cm di potong lagi. Begitu seterusnya. Ini kan tidak mempunyai perikebinatangan. Kalau mau memotong, potonglah sekaligus. Berarti dosa itu harus ditangani secara radikal.

“Kamu telah mendengar firman jangan berzinah tetapi aku berkata kepadamu setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya sudah berzina dengan dia di dalam hatinya. Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkilah dan buanglah itu karena lebih baik baginya jika satu dari anggota tubuhnya binasa dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan dalam neraka.”

Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau penggallah dan buanglah itu karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa daripada tubuhmu dengan utuh masuk neraka.” Matius 5: 27-30

Wah! Radikal sekali apa yang dikatakan oleh firman Tuhan “jika matamu menyesatkan cungkil, jika tanganmu menyesatkan penggal”. Apakah itu kiasan ya kalau mata kita dicungkil maka berubahlah kita menjadi si buta dari gua hantu? Maksudnya tentu tidak demikian tetapi dosa itu harus ditangani secara radikal, langsung tuntas sampai ke akar-akarnya. Jadi kalau dulu saudara pernah terlibat dalam perselingkuhan. Apa yang harus anda lakukan? Anda tidak boleh berhubungan sama sekali baik ketemu ataupun melalui surat, telepon, SMS atau apa pun. Hindari atau buang semua yang bisa membangkitkan memori entah itu surat cinta, foto, hadiah, atau cincin. Buang, jual, atau berikan kepada orang lain.

Jangan terus mendoakan tetapi cukup sekali saja. Masih banyak kok doa yang lain. Cukup doakan sekali setelah itu selesai. Sebab kalau sudah terus berdoa hatimu akan tetap terikat kepadanya. Apabila perlu pindah pekerjaan. Kalau anda berselingkuh dengan teman sekantor, pindah kantor. Kalau anda berselingkuh dengan teman segereja, pindah gereja. Kalau anda berselingkuh dengan seseorang dalam satu kota dan sering bertemu, pindah kota.

Ada pepatah berkata, “Jauh di mata dekat di hati” Namun kenyataannya tidak demikian. Jauh di mata seringkali jauh di hati juga. Karena itu, upayakan supaya kita putus hubungan secara radikal dan tuntas sehingga kita bisa memulai kehidupan yang baru dan benar di hadapan Tuhan.

Bagaimana kalau pasangan yang tidak berselingkuh melihat pasangannya ini bertobat? Memang berat tetapi anda harus mendoakan dan mengampuni. Kalau dia mau bertobat maka anda harus mau menerimanya kembali melalui pertolongan Tuhan. Bagaimana kalau sudah terjadi kehamilan dalam perselingkuhan itu? Jalan keluar yang pasti tentu bukan dengan aborsi. Sebab, bayinya tidak bersalah tetapi orangtuanya yang berdosa dan bersalah. Jangan menutupi dosa dengan dosa. Maksudnya sudah berselingkuh ditutupi lagi dengan aborsi. Anak yang harus dilahirkan itu harus dipelihara. Apakah oleh ibunya, si wanita atau oleh si pria ataukah di adopsi oleh keluarga yang lain.

Jangan Menikahi

Kalau sudah terjadi perselingkuhan sehingga terjadi kehamilan, janganlah si pria berkata, “Wah saya mesti bertanggung jawab, saya harus menikahi juga biarin deh jadi isteri ke dua. Tidak, jangan! Solusinya bukan menikahi. Solusinya adalah menghentikan hubungan dengan wanita tersebut. Si pria harus bertanggung jawab kepada anaknya. Misalnya, kalau si pria berselingkuh, sehingga terjadi kehamilan maka dia tidak boleh berhubungan lagi dengan wanita tersebut tetapi dia tetap harus bertanggung jawab terhadap anak yang di kandung. Dengan membiayai persalinannya dan uang sekolah.

Sampai kapan? Sampai dia dewasa, mungkin sampai dia berusia 20-25 tahun terus dibiayai setiap bulan. Mungkin yang pria berkata, “Wah berat sekali enaknya Cuma 10-15 menit tetapi risikonya 20-25 tahun. Itulah mahalnya dosa. Bayarannya sangat mahal. Karena itu, kita harus menghindari dosa ini walaupun kelihatannya memikat, menarik tetapi sekejap saja sudah menyengsararkan seluruh kehidupan kita.

 

Ditulis dalam 1

Selingkuh 04

Selingkuh 04

Akibat Perselingkuhan

Rasa Bersalah

Rasa bersalah dari Daud diungkapkan di dalam Mazmur 32 setelah dia berzina dengan istri Uria. Dia berusaha menutup-nutupinya tetapi kegelisahan itu selalu ada. Rasa bersalah dan kegelisahan akan mewarnai orang yang berselingkuh.

“Selama aku berdiam diri tulang-tulangku menjadi lesu karena aku mengeluh sepanjang hari, sebab siang malam tanganmu menekan aku dengan berat sumsumku menjadi kering seperti oleh teriknya musim panas. Dosaku kuberitahukan kepadamu dan kesalahanku tidaklah kusembunyikan dan aku berkata aku akan mengaku kepada Tuhan pelanggaran-pelanggaran dan engkau akan mengampuni kesalahan karena dosaku” Mazmur 32: 3-5

Kehamilan

Kehamilan dialami oleh Betsyeba setelah berselingkuh dengan Daud.

Munculnya Dosa yang lain. Kalau orang sudah selingkuh dia pasti bohong kan? Berbohong pada isteri atau suaminya. Kemudian marah-marah

Anak Menjadi Korban

Seperti dalam kasus Daud anak yang dilahirkan Batsyeba mati. Seringkali dalam kasus perselingkuhan anaknya dimatiin, dibunuh dan diaborsi.

  • Melukai Hati Pasangan Hidup
  • Kalau Diketahui pasangannya bisa ribut dan bercerai
  • Menjadi contoh yang buruk bagi keluarga dan masyarakat
  • Kesaksian hidup menjadi rusak

Dosa Mendatangkan Hukuman

Dosa akan membawa kita pada hukuman Allah karena Alkitab berkata jangan berzina. Di dalam perjanjian lama hukuman bagi orang-orang yang berzina adalah dirajam batu sampai mati. Bagaimana dengan perjanjian baru? Apakah perjanjian baru lebih lunak sehingga orang yang berzina dibiarkan saja?

“Atau tidak tahukah kamu bahwa orang-orang yang tidak adil, tidak akan mendapat bagian dalam kerajaan Allah? Jangan sesat, orang cabul, penyembah berhala, orang berzinah, banci, orang pembunuh, pencuri, kikir, pemabuk, pemfitnah dan penipu tidak akan mendapatkan bagian dalam kerajaan Allah” 1 Korintus 6: 9-10

Anda tahu artitnya tidak mendapatkan bagian dalam kerajaan Allah? Artinya tidak masuk surga atau masuk ke dalam neraka. karena itu marilah kita hindari dosa perzinahan.

Ditulis dalam 1

Selingkuh 03

Selingkuh 03

Tahapan-Tahapan Perselingkuhan

Percobaan

“Sekali peristiwa pada waktu petang ketika Daud bangun dari tempat pembaringannya lalu berjalan-jalan di sotoh istana tampak kepadanya dari atas sotoh itu seorang perempuan sedang mandi; perempuan itu sangat elok rupanya” 2 Samuel 11:2

Alkitab mencatat ketika Daud sedang berjalan-jalan, tidak sengaja, tiba-tiba, dia melihat ada seorang perempuan yang sedang mandi. Saya tidak merasa bahwa Daud itu memang merencanakan untuk mengintip orang mandi. Masak sih raja yang begitu perkasa punya pikiran, “Wah mumpung orang lagi pada perang saya ngintip orang mandi, ah.” Itu tidak mungkin. Siapa yang suruh, raja sedang berjalan-jalan, eh….dia mandi. Ini kebetulan saja. Jadi ketika dia melihat wanita yang sedang mandi itu, begitu dia berbalik dia berkata, “Tuhan sucikan pikiran saya.” Hasilnya, dia menang, dia tidak akan kalah. Pandangan pertama belum membuat dia jatuh ke dalam dosa. Namun yang membuat dia jatuh adalah pandangan kedua, ketiga dan selanjutnya. Saat dia berbalik dia berpikir, “Eh cantik juga ya…liat lagi ah…” Eh dia berbalik lagi untuk melihat lagi. Saat itulah dia mulai jatuh ke dalam percobaan.

Dosa Di Dalam Hati

Di dalam ayat 3 tertulis bahwa Daud menyuruh orang bertanya tentang perempuan itu. Ia berkata, “Itu adalah Betsyeba binti Eliam, istri Uria orang Het itu.” Dia mulai merenungkan siang dan malam di dalam pikirannya lalu bertanya, “Siapa itu, ya?” Jadi dari melihat ada percobaan sehingga hatinya mulai menginginkan.

Dosa Dalam Perbuatan

Di dalam ayat 4 tertulis bahwa sesudah itu Daud menyuruh orang mengambil dia. Perempuan itu datang kepadanya. Akhirnya, Daud tidur dengan Batsyeba. Perempuan itu baru selesai membersihkan diri dari kenajisannya. Kemudian, pulanglah perempuan itu ke rumahnya. Perselingkuhan sudah terjadi karena sudah diawali dari percobaan dan sudah masuk ke dalam hati.

Di dalam Matius 5: 27-28, Yesus berkata, “Kamu telah mendengar firman jangan berzinah tetapi aku berkata kepadamu setiap orang yang memandang perempuan serta menginginkannya sudah berzinah dengan dia di dalam hatinya.” Jadi walaupun belum dalam perbuatan, tetapi kalau sudah ada keinginan di dalam hati itu sudah merupakan bentuk perzinahan. Agar kita tidak jatuh di dalam dosa-dosa yang negatif, khususnya dalam dosa perzinahan. Perhatikan nasihat rasul Paulus:

“Jadi, akhirnya, semua yang benar-benar yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, pikirkanlah semuanya itu” Filipi 4:8

Kita harus mengisi pikiran kita dengan berbagai perkara yang positif. Martin Luther pernah berkata, “Saya tidak pernah bisa melarang burung terbang di atas kepala saya. Namun saya bisa melarang kalau burung akan hinggap atau bersarang di atas rambut saya.” Maksudnya, godaan itu tiba-tiba saja bisa menyerang kita tanpa kita rencanakan. Namun kita bisa mengusir percobaan itu hingga tidak bisa menjadi dosa di dalam hati. Apalagi menjadi dosa di dalam perbuatan. Bagaimana supaya kita tidak terus menerus mengalami godaan. Satu-satunya cara adalah mengurangi kemungkinan datangnya percobaan itu. Misalnya, menghindari omongan porno, teman-teman yang suka mendorong kita melakukan perbuatan yang berdosa, menjauhkan diri dari tempat-tempat yang mesum atau menonton film-film porno dan sebagainya. Sebab kalau kita melakukannya maka akan merangsang nafsu kedagingan kita.

 

Ditulis dalam 1

Selingkuh 02

Selingkuh 02

Sebab-Sebab Perselingkuhan

Konflik Dalam Keluarga

Kalau suami isteri bertengkar terus setiap hari maka mereka rentan terhadap perselingkuhan dengan orang lain. Itulah sebabnya Alkitab mengatakan, “jikalau kamu marah jangan sampai matahari terbenam.” Persoalan itu harus segera diselesaikan. Sebab, kalau tidak maka kita telah memberikan kesempatan kepada iblis.

Membandingkan dengan Orang Lain

Ada pepatah mengatakan, “Rumput tetangga lebih hijau dari pada rumput sendiri”. Melihat rumah orang lain, pekerjaan orang lain, kok kelihatannya lebih bagus, daripada melihat rumah dan pekerjaan sendiri. Bahkan kadang-kadang melihat isteri atau suami orang lain kok kelihatannya lebih menarik dari suami atau isteri sendiri. Kita mulai membanding-bandingkan pasangan kita dengan orang lain. Nah, sudah ada bibit perselingkuhan. Apalagi kalau kita berpikir, “Waduh isteri tetangga saya itu kok bodynya seperti “gitar spayol” tetapi kok isteri saya seperti “bas betot”. Wah, anda harus berhati-hati.

Sering Bertemu

Ada pepatah Jawa berkata, “Witing Tresno Jalaran seko kulino.” Seseorang bisa jatuh cinta gara-gara setiap kali bertemu. Nah ini bisa dialami, misalnya, seorang atasan dengan seketarisnya yang setiap hari bersama-sama. Karena itu kita harus bersikap profesional dan mengetahui batas-batas hubungan yang dilakukan. Hubungan bisnis tidak boleh dicampuradukan dengan perkara yang sifatnya pribadi.

Kesuksesan

Ada banyak orang, khususnya pria, kalau sudah punya uang, waduh ya udah rasanya bisa bikin apa saja. Membeli soto dan penjualnya, membeli baso dan penjualnya. Dia bisa pergi menikmati hiburan yang mahal-mahal, menyewa hotel; ini yang berbahaya. Apalagi kalau pasangannya itu pemalu agak kuno, jarang ikut. Wah gawat nih. Ada yang bilang, “Kesetiaan seorang pria itu diuji ketika dia sedang jaya. Kesetiaan seorang wanita diuji ketika mereka sedang jatuh.”

Biasanya wanita menjadi setia ketika suaminya kaya raya. Jarang dia mau menyeleweng dengan orang lain. Mengapa? Dia merasa dicukupi. Namun pria kalau sedang bangkrut atau ambruk usahanya dia juga nggak pernah nyeleweng dengan orang lain. Kenapa? Nggak punya modal. Mau nyeleweng pakai apa? Tetapi ketika pria sedang jaya-jayanya, “ada gula, ada semut”. Wah inilah yang harus diwaspadai.

Iseng

Kadang-kadang orang jatuh ke dalam dosa karena tidak direncanakan tetapi iseng. Ada orang kerja di luar kota lalu dia capai seharian kerja. Iseng-iseng untuk jalan-jalan ke panti pijat. Dipijat sih nggak apa-apa. Namun pijat-memijat itu yang tidak boleh.

Tidak Takut Kepada Allah

“Sebab dari dalam, dari hati orang timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan, perzinahan, keserakahan, kejahatan, kelicikan, hawa nafsu, iri hati, hujat, kesombongan, kebebalan” Markus 7: 21-23

Inilah intinya. Sebab, kalau hati tidak takut kepada Allah berbagai kesempatan apa pun bisa dibuat. Semua yang jahat timbul dari dalam dan menajiskan orang. Kalau hatinya keruh atau hatinya kotor maka perbuatannya pun akan menjadi kotor. Amsal 4: 2 tertulis, “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan karena dari situlah terpancar kehidupan.”

Kalau kita sudah melihat penyebab dari perselingkuhan maka kita juga harus mengerti tahapan dosa perselingkuhan. Dosa perselingkuhan itu tidak berasal dari kejatuhan yang mendadak atau tiba-tiba tetapi selalu ada proses. Kalau anda melihat, misalnya, tembok yang rubuh biasanya merupakan indikasi awal sudah dimulai. Misalnya, anda melihat tembok itu mulai miring, ada retakan-retakan, sudah bolong-bolong, lumut dan kemudian, tidak terlalu lama rubuhlah tembok tersebut. Begitu juga perselingkuhan tidak terjadi secara mendadak tetapi diawali dengan beberapa tahapan.

 

Ditulis dalam 1

Selingkuh

Selingkuh

Suatu saat ada sepasang sejoli yang naik sebuah mobil. Mereka pergi untuk beristirahat di sebuah daerah pegunungan. Tiba-tiba si wanita berkata, “Sayang, saya merasa lapar. Bagaimana kalau kita mampir sebentar di restoran fastfood dan kita pesan ayam goreng? Si pria berkata, “Ok, ayo kita pergi bersama-sama. Mereka memesan ayam goreng, minta dibungkus, dibawa naik ke mobil. Kemudian, mereka melanjutkan perjalanan. Di tengah perjalanan si wanita berkata, “Sayang, bagaimana kalau saya makan duluan?” Oh ya makan saja, silakan” kata si pria. Ia membuka bungkusan ayam goreng tersebut dan segera menikmatinya. Tiba-tiba dia kaget karena ketika dibuka ternyata isinya bukan ayam goreng tetapi isinya uang dolar yang cukup banyak.

Rupanya pemilik rumah makan cepat saji tersebut ingin menyetorkan uangnya ke bank. Mungkin dia berpikir supaya lebih aman ia memasukkan uang tersebut ke kotak ayam goreng karena tidak ada orang yang akan merampok ayam goreng. Ia memasukkannya ke dalam kotak dan membawanya ke bank tetapi ternyata tertukar. Jadi, ketika dia ke bank yang ia bawa adalah kotak yang isinya ayam goreng. Namun tidak ada kan bank yang menerima setoran ayam goreng? Ternyata uangnya telah terbawa oleh salah satu pembeli.

Ketika si pria melihat kejadian tersebut ia berkata, “Wah, kita harus pulang. Kita harus kembalikan lagi uang ini. Kasihan orang itu. Akhirnya, dia kembali sampai di restoran tersebut. Ketika pemiliknya masih bingung tentang uangnya yang hilang tersebut, dia berkata, “Pak, anda kehilangan uang ya? Iya dari mana anda tahu?” “Karena anda salah memberikan kotak kepada kami. Ini uangnya masih lengkap.” Wah pemilik restoran itu sangat senang sekali. Dia bilang, “Silakan duduk pak, silakan duduk bu, silakan makan apa saja yang ingin anda makan. Semuanya gratis dan jangan ke mana-mana karena kami akan memanggil wartawan. Kami akan memotret anda. Inilah orang yang jujur di tengah dunia yang tidak jujur.” Tiba-titba si pria berkata, “Jangan pak! Jangan foto kami dan jangan panggil wartawan.” Lho mengapa?”. Sebab, saya sudah menikah dan wanita ini bukan isteri saya. Aduh sayang sekali! Rupanya mereka jujur tetapi ternyata mereka berselingkuh.

Nah, apakah yang dimaksud dengan selingkuh? Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia “selingkuh” artinya suka menyembunyikan sesuatu untuk kepentingan sendiri. Tidak berterus terang, tidak jujur, curang, serong, suka menggelapkan uang atau korupsi dan juga suka menyeleweng. Di dalam Alkitab ada kisah perselingkuhan antara Raja Daud dengan isteri Uria, Batsyeba. Akibat perselingkuhan terjadi sesuatu yang tragis. Suami dari Batsyeba, akhirnya dikorbankan untuk mati di medan perang. Anak hasil perselingkuhannya meninggal.

 

Ditulis dalam 1

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 06

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 06

Perempuan Memusatkan Perhatian Pada Masa Lalu dan Masa Kini – Laki-Laki: Masa Kini dan Masa Depan

Perempuan biasanya memusatkan perhatian pada saat kini dan yang lalu. Laki-laki memusatkan perhatian pada masa kini dan masa depan. Isteri biasanya lebih ingat secara detail peristiwa yang pernah terjadi. Ucapan dari orang-orang atau orang yang pernah dijumpainya, makanan yang pernah dimakan. Sedangkan pria lebih cepat melupakan secara detail peristiwa yang terjadi pada masa lalu. Ada untungnya juga pria cepat bisa melupakan. Biasanya cepat lupa akan lebih cepat memaafkan kesalahan orang yang pernah dibuat pada masa lalu. Namun wanita agak sulit sehingga kadang-kadang wanita berkata, “Saya masih ingat dia pernah ngata-ngatain saya 15 tahun yang lalu.”. “Dia ngomong begini.” 15 tahun yang lalu saja masih diingat. “Pria lebih cepat lupa tetapi kadang-kadang sikap pelupa pria itu bekerja terlalu baik sehingga dia juga lupa hari ulang tahun isterinya, waduh ini lebih repot. Paling repot lagi kalau suami itu lupa kalau dia sudah beristeri wah itu gawat namanya. Perlu diingat bahwa perempuan lebih mengingat masa lalu. Sedangkan pria lebih memusatkan perhatian pada masa depan, masa yang akan datang. Karena itu, pada waktu pria berbicara, dia berbicara tentang rancangan dan ide-de ke depan, gagasan-gagasan dan bukan mengingat kenangan pada masa lalu. Memang pria dan wanita itu berbeda. Pria itu antik dan wanita itu unik. Namun kalau kita bisa melihat perbedaan itu untuk keselarasan, keharmonisan, saling melengkapi betapa indahnya kehidupan ini.

“Berdua lebih baik dari pada seorang diri karena mereka menerima upah yang baik dalam jerih payah mereka. Karena kalau mereka jatuh, yang seorang mengangkat temannya tetapi kalau orang jatuh yang tidak mempunyai orang lain untuk mengangkatnya, dia akan celaka! Juga kalau orang tidur berdua, mereka menjadi panas, tetapi bagaimana seorang saja dapat membuat panas. Dan bilamana seorang dapat dikalahkan, dua orang akan dapat bertahan. Tali tiga lembar tidak mudah diputuskan.

Saudara berdua lebih baik baik daripada seorang diri. Kalau kita menyatukan perbedaan-perbedaan itu untuk saling melengkapi untuk menghadapi kehidupan yang penuh tantangan. Kita bisa saling menguatkan, saling mengangkat yang jatuh dan kita akan memiliki kuasa yang lebih besar sehingga kita tidak gampang dikalahkan oleh musuh. Apalagi kalau sudah di dalam hubungan sebuah pernikahan. Di dalam hubungan ini kita seharusnya mengundang pihak ke tiga. Pihak ke tiga yang tidak akan merenggangkan hubungan pernikahan tetapi justru akan menguatakan adalah Tuhan Yesus Kristus. Alkitab mengatakan, Tali tiga lembar tidak mudah diputuskan”.

Doa saya pada saat ini anda bisa saling mengerti perbedaan antara satu dengan yang lain. Jangan memaksa orang lain sama seperti kita. Sebab, pria itu antik wanita itu unik. Terima saja perbedaannya, jangan mencoba mengubahnya tetapi di dalam keunikan kita masing-masing kalau kita menyadari kelebihan dan kekurangan antara satu dengan lain, kita akan bertumbuh di dalam Tuhan. saling menerima, saling mengasihi, supaya keharmonisan Tuhan diberikan kepada kita. Tuhan memberkati anda. Amin!

 

Ditulis dalam 1

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 05

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 05

Perempuan: Sering Merasa Tertekan -  Laki-laki: Sering Merasa Tidak Mampu

Perempuan merasa sering tertekan. Sedangkan laki-laki sering merasa tidak cakap atau kurang mampu. Mengapa wanita sering merasa tertekan? Karena wanita itu biasanya mempunyai siklus haid atau menstruasi sekitar 28 hari sekali. Kebanyakan wanita merasa emosinya paling buruk kurang lebih seminggu sebelum haid. Kalau suaminya mengerti, dia bisa menghibur isterinya. Kalau isteri saya kadang-kadang bangun tidur sudah marah-marah dan sebagainya. “Udah, saya ngerti kamu mau haid’kan?” Karena biasanya, situasi hati wanita itu kurang menentu ketika menjelang menstruasi. Pria juga biasanya memiliki siklus yang buruk semacam itu walaupun pria tentu tidak pernah mens. Namun dalam 35 hari sekali menurut para psikolog, pria juga merasakan suasana hati yang tidak enak.

Fakta membuktikan bahwa banyak perceraian yang terjadi ketika si isteri mengalami suasana hati yang buruk pada hari yang ke 28. Pada hari itu pas bertabrakan dengan siklus hormonal negatif dari pria yang 35 hari sekali itu. Karena itu kalau sedang emosi atau sedang punya situasi hati yang tidak nyaman jangan membuat keputusan yang penting. Sebab, keputusan itu mungkin akan anda sesali seumur hidup. Perlu diingat bahwa perempuan sering merasa tertekan. Sedangkan laki-laki sering merasa tidak cakap atau kurang mampu. Pria sering merasa putus assa karena dia cenderung menyalahkan diri dan merasa gagal. Nah, karena itu isteri harus mendukung. Apabila isteri sedang emosi suami harus mengerti dan menghibur. Apabila suami merasa putus asa isteri harus mendukung dengan kata-kata yang menguatkan dan membesarkan hati, “Ayo!, kamu bisa pap, kamu bisa mengatasi semuanya.” Sesungguhnya tepukan di punggung meskipun tidak terlalu jauh jaraknya dari tendangan di pantat hasilnya sangat jauh berbeda. Isteri-isteri belajarlah menepuk-nepuk pundak suami dan mengucapkan kata-kata yang menguatkan. Itu akan membangun mereka.

 

Ditulis dalam 1

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 04

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 04

Perempuan: Menikmati Proses – Laki-Laki: Mencapai Sasaran

Perempuan ingin menikmati proses. Sedangkan laki-laki ingin segera mencapai sasaran. Seorang wanita akan bisa berhenti mencium bunga mawar yang ada di tepi jalan. Sedangkan laki-laki akan tega menginjak bunga mawar jika tindakannya itu akan menhemat tiga langkah untuk mencapai sasaran. Perempuan suka akan taplak meja yang berenda. Laki-laki bahkan tidak memperhatikan bahwa di atas meja itu ada taplak meja atau tidak. Kalau pria dan wanita sedang naik mobil maka banyak wanita melihat ke kiri dan ke kanan untuk memerhatikan pemandangan yang ada. Sedangkan laki-laki akan tancap gas karena ingin segera mencapai tujuan. Pada waktu berbelanja biasanya laki-laki itu sudah menetapkan sasaran, “Oh, saya mau beli baju warnanya biru nomor 16.” Dia langsung ke counter itu, lalu dia belanja. Paling lihat ke kiri dan ke kanan sebentar tetapi kemudian dia segera meninggalkan mall tersebut atau pusat perbelanjaan itu. Sedangkan perempuan kalau ditanya, “Mau belanja apa?” Dia berkata, “Nanti aja liat-liat. Nah, bahayanya kalau sudah melihat kiri dan melihat kanan semua yang dia lihat akan dibeli. Karena perempuan menikmati proses. Sedangkan laki-laki ingin segera mencapai tujuan.

Begitu juga di dalam hubungan suami isteri, dalam hubungan seksual. Laki-laki itu ingin segera mencapai klimaks tetapi perempuan itu ingin menikmati proses. Karena itu ada istilah pria itu seksnya semenit. Wanita itu seksnya sehari. Maksudnya kalau dia ingin melakukan hubungan suami-isteri bisa dilakukan dengan segera. Namun seorang wanita perlu pemanasan yang lebih panjang. Dia akan senang kalau sepanjang hari dia bisa didekap suaminya. Suami kemudian memberi pujian dan penghargaan. Semua itu akan mempersiapkan si isteri untuk hubungan yang lebih jauh. Perlu diingat bahwa proses sangat penting bagi seorang wanita. Wanita senang mengambil waktu untuk bicara dan kurang menikmati kehidupan kalau terlalu sibuk. Sedangkan kalau kebanyakan pria merasa bahwa sibuk untuk mengejar sasaran lebih penting daripada banyak bicara, banyak ngobrol seperti yang dilakukan oleh wanita. Itulah perbedaan antara pria dengan wanita.

 

Ditulis dalam 1

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 03

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 03

Perempuan: Relasi – Laki-Laki: Pekerjaan

Perempuan itu biasanya berorientasi pada hubungan (relasi). Laki-laki lebih berorientasi pada pekerjaan. Anda tahu bahwa laki-laki itu di dalam pikirannya hanyalah masalah pekerjaan. Pekerjaan yang dia utamakan. Di dalam Efesus 5: 33 tertulis, “Bagaimanapun juga bagi kamu masing-masing berlaku, kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.”

Alkitab mengatakan bahwa isteri perlu dikasihi dengan hubungan yang dekat, keakraban, relasi yang kuat. Sedangkan suami perlu dihormati sehingga dapat membuat dia merasa dirinya sebagai pemenang. Apa yang membuat seseorang perempuan menjadi sedih? Kalau dia merasa kesepian atau tidak dikasihi. Apa yang membuat pria menjadi sedih? Kalau merasa dirinya tidak penting, kalau dia merasa gagal. Kebutuhan isteri dikasihi. Kebutuhan suami dihormati. Karena itu, isteri menginginkan agar suaminya berkata begini kepadanya, “Mam, saya mencintaimu, saya senang bisa hidup bersamamu. Engkau adalah ibu yang sangat baik, engkau membuat rumah ini begitu menyenangkan.” Oh, seorang wanita akan tersanjung ketika sumainya berkata seperti itu.

Sebaliknya, suami ingin mendengar isterinya berkata, “Saya bangga kepadamu pap, engkau begitu berbakat engkau begitu bijaksana. Engkau seorang pekerja keras yang baik, tampan dan menyenangkan.” Kalau suami mendengar perkataan itu saya yakin sumai tidak akan tahan hatinya. Dia akan bersedia melayani pasangannya dengan cara yang terbaik. Janganlah, kita menunggu pasangan kita yang lebih dahulu mengatakan hal-hal yang baik itu kepada kita. Namun marilah kita belajar mengambil inisiatif untuk melakukan yang terbaik. Kita harus memulai jangan menunggu pasangan kita berubah.

Ada orang yang bilang kalau suami saya berubah nanti saya berubah. Perubahan itu harus dimulai dari diri kita. Kalau kita berubah dalam waktu yang lama kita akan melihat pasangan kita akan berubah juga. Perempuan berorientasi pada hubungan, dia ingin kedekatan, keakraban. Laki-laki lebih menekankan pada pekerjaan.

 

Ditulis dalam 1