Keluarga yang Kokoh : Pilar-Pilar Keluarga 14

Keluarga yang Kokoh : Pilar-Pilar Keluarga 14

Fungsi Seksual

Untuk Menyatakan Cinta

Seks merupakan komunikasi antara suami isteri untuk menyatakan cinta, kasih, dan kelembutan sehingga hubungan suami isteri tidak dilakukan dengan kasar tetapi dengan kelembutan karena saling mengasihi.

Untuk Mendapatkan Keturunan

Allah berfirman, “Beranakcuculah, bertambah banyaklah, penuhilah bumi dan taklukkanlah dia.” Melalui hubungan seks, kita bisa mendapatkan anak atau anak-anak di dalam keluarga. Namun seandainya saudara menikah tetapi tidak mendapatkan anak atau keturunan itu jangan dijadikan alasan untuk bercerai. Sebab, pernikahan itu sudah lengkap walaupun tanpa keturunan yang dihasilkan. Anda bisa bersyukur dengan hal itu karena anak adalah titipan Allah. Kalau anda tidak mempunyai anak tetaplah bersukacita dengan keadaanmu atau jika anda bersepakat bisa mengadopsi atau mengangkat seorang anak dan membesarkannya dengan kasih.

Untuk Kenikmatan

Ada banyak ketegangan emosi dan fisik tersalurkan melalui hubungan seks. Kekristenan tidak mengajarkan bahwa seks merupakan sesuatu yang baik, penuh dengan nafsu yang harus dilakukan dalam konteks pernikahan maka boleh dinikmati karena seks adalah kebaikan yang Allah limpahkan ke dalam hidup kita. Hubungan seksual suami dengan isteri berfungsi untuk melindungi pasangan itu dari dosa.

Sebab ada tertulis: “Tetapi mengingat bahaya percabulan, baiklah setiap laki-laki mempunyai isterinya sendiri dan setiap perempuan mempunyai suaminya sendiri. Hendaklah suami memenuhi kewajibannya terhadap isterinya, demikian pula isteri terhadap suaminya. Isteri tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi suaminya, demikian pula suami tidak berkuasa atas tubuhnya sendiri, tetapi isterinya.” (1 Korintus 7: 2-4).

Seks perlu dilakukan di dalam pernikahan oleh suami dan isteri untuk melindungi bahaya percabulan. Alkitab berkata supaya semuanya harus memenuhi kewajibannya satu dengan yang lain karena tubuh isteri adalah milik suami. Tubuh suami adalah milik isteri. Jangan menggunakan seks untuk menghukum pasangan kita, misalnya kalau anda sedang marah, jengkel, dendam lalu menghukum pasangan kita dengan menahan hubungan seks atau ada orang yang menggunakan seks untuk diupahi. Misal, isteri merengek-rengek minta dibelikan mesin cuci. Setelah melakukan hubungan seks, si isteri berbisik “Terima kasih buat mesin cucinya” Ini, kan jelas memanipulasi dan bukan berasal dari kasih. Tuhan ingin supaya rumah tangga kita bahagia dengan melakukan hubungan seks antara suami dan isteri.

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s