Best Hardware 2008 – 02

Best Hardware 2008 – (Part 02)

VIDEO CARD

Power Color HD4870 X2

(VGA Card High-End Terbaik)

AMD ATi Radeon HD4870 X2 masih menggunakan pure reference VGA dari AMD ATi, sehingga tidak ada perbedaan yang signifikan baik dalam segi bentuk, tata letak komponen, serta penggunaan clock rate GPU maupun GDDR5 yang digunakan.

Produk ini sendiri adalah sebuah solusi graphic card yang menggunakan single PCB, namun mengintegrasikan 2 buah GPU yang berjalan pada clock 750 MHz dengan bantuan chip PEX8647 dari PLX Technology yang mengotaki transfer data antara kedua GPU terkait serta kapasitas memory GDDR5 sebesar 2 GB yang berjalan pada 3600 MHz yang diwakilkan oleh chip Hynix H5GQ1H24MJRTOC memory (1 GB chips, 32 MBx32, 1,5v).

Panas dan rakus daya, hal inilah yang selalu identik dengan AMD ATi. Melihat hasil uji gaming test 3Dmark06, Splinter Cell dan Quake4 memang peningkatan skor secara signifikan sangat terasa pada penggunaan resolusi ditingkat tinggi. Hal ini dikarenakan memory yang dipergunakan sangatlah cepat dan berkapasitas besar, jadi pada saat penggunaan resolusi rendah atau pun medium efesiensi memory menjadi tidak efisien dan malah terkesan percuma.

VIDEO CARD

WinFast PX9500 GT

(VGA Card Mainstream Terbaik)

Produk ini dilengkapi dengan 2 buah DVI dan sebuah TV-Out pada I/O Panel, dan pada paketnya disertakan sebuah manual yang lengkap.

Solusi pendinginan adalah rancangan Leadtek sendiri yang meliputi heatsink aluminium bersirip lebar dan memanjang menutupi keping chip memory GDDR3 sebesar 512 MB sebanyak empat keping secara timbal balik serta dilengkapi fan aktif sederhana yang meyakinkan. Produk dari Leadtek ini tidak mengikuti engine clock reference yang standar, di aman terjadi peningkatan sebesar 25 MHz pada GPU clock. Begitu juga dengan memory clock yang ditingkatkan sebesar 200 MHz. Namun, tidak perlu khawatir akan panas yang dihasilkan GPU karena core G96 pada GeForce 9500GT sudah menggunakan pabrikasi 64 nm dan sudah pasti lebih dingin walaupun dalam keadaan ter-overclock dan menggunakan heatsink fan sederhana sekalipun.

Melirik hasil gaming test 3DMark06, Splinter Cell 3, dan Quake 4 yang dihasilkannya sangat menakjubkan, bahkan kebanyakan skor yang dicapai sampai mentok di 100%. Tak lain dikarenakan produk dari Leadtek ini sudah dalam keadaan ter-overclock dari pabrik.

RAM

Team Xtreem DDRII 1066 2GB Kits

(RAM DDR2 Terbaik)

Team Group.Inc, produsen RAM dari Taiwan ini kembali meramaikan pasar hardware di Indonesia, khususnya di produk RAM. Kali ini Team Group mencoba mengeluarkan RAM DDR2 kelas extreme dari produk yang di tes adalah Team Xtreem DDRII 1066 2GB Kits. Produk ini dalam paket penjualannya terdapat dua buah, dengan kapasitas 2 GB dan tidak dijual terpisah.

RAM ini sudah dilengkapi dengan heatspeader yang sangat kokoh. Bisa dilihat dari berat RAM tersebut, sehingga dipastikan Anda akan tenang saat melakukan overclocking.

Dalam pengetesan, tidak dilakukan tes terhadap keduanya, karena ada batasan tes pada memory bahwa dual-channel tidak boleh diaktifkan meskipun produk tersebut sebenarnya merupakan paket dual memory. Performa pada RAM ini cukup mengesankan, meskipun sebenarnya tes untuk RAM kali ini adalah yang pertama menggunakan aplikasi benchmark baru dan juga hardware test bed baru. RAM yang memiliki kapasitas 1024 MB dan memiliki latency tertinggi 5.0 ini sudah memiliki fitur untuk overclock.

UFD

Patriot XPORTER XT Boost 2 GB

(UFD Terbaik)

Patriot kembali mengeluarkan sebuah produk UFD dari seri XPORTER yang cukup terkenal dengan ketangguhannya. Karena produk ini sudah dilengkapi dengan bahan rubber (karet) yang bisa tahan terhadap air dan goncangan. Produk kali ini adalah Patriot XPORTER XT Boost 2GB. UFD ini memiliki kapasitas sebesar 2 GB dan juga diklaim oleh produsennya mampu melakukan transfer data sebesar 150x lebih cepat dari produk UFD lainnya.

Hal di atas memang terbukti dari performa secara keseluruhan yang dihasilkan memang cukup bagus, hampir di seluruh sektor pengujian produk ini memperoleh hasil yang memuaskan. Paket penjualan sendiri memang kurang diperhatikan di sini, namun masih disediakan tali leher seperti yang biasa disertakan pada sebuah UFD.

Harga yang ditawarkan memang cukup tinggi untuk ukuran UFD berkapasitas 2 GB, yaitu sebesar US$28. Namun, tentu dengan harga yang agak tinggi tersebut Anda sudah bisa mendapatkan UFD yang antigoncangan dan antiair, dengna performa yang cukup bagus dan kapasitas yang tidak bisa dibilang kecil.

HARDDISK

Hitachi HTS545050KTA (500 GB)

(Harddisk SATA 2,5 inch Terbaik)

Harddisk 2,5” ini adalah dari pabrikan Hitachi dengan nama Hitachi HTS545050KTA 500GB. Ia masuk ke dalam seri Hitachi Travelstar yang berkapasitas 500 GB. Suatu kapasitas yang cukup besar untuk harddisk sekecil ini. Setelah terformat, ia memiliki kapasitas sebesar 465,8 GB, masih cukup besar. Fitur khusus yang paling menonjol adalah Bulk Data Encryption, yang berfungsi untuk mengamankan data Anda di dalam harddisk.

Secara keseluruhan performa yang dihasilkan cukup bagus. Pada beberapa tes benchmark, ia memperoleh hasil cukup memuaskan. Namun, ada beberapa tes yang memperoleh hasil yang kurang bagus, misalnya access time yang memerlukan waktu cukup lama dan peningkatan suhu yang cukup sifgifikan pada waktu full load, hingga mencapai 39˚ Celsius.

Dengan kapasitasnya yang cukup besar dan ukuran yang cukup ringkas, harddisk ini patut dipertimbangkan untuk Anda yang memang membutuhkan kapasitas penyimpanan tambahan, namun tidak menginginkan membawa harddisk eksternal yang memakan tempat.

COOLING DEVICE

Thermalright Inferno FX-14

(Cooling Device Terbaik)

Thermalright IFX-14 atau seri Inferno Fire eXtinguisher adalah jenis heatsink tower yang dilengkapi heatsink sekunder tambahan, berupa backside cooler. Heatsink backside ini akan ditempelkan pada bagian bawah motherboard persis di bawah posisi prosesor.

Kesemua jenis base plate akan menggunakan heatpipe untuk dihubungkan dengan sirip pendingin. Satu hal kekurangan yang menurut kami cukup penting adalah dalam paket penjualan produk ini merupakan jenis fanless design. Pasalnya, meskipun sebaik apapun sebuah heatsink dapat menghantarkan panas dengan baik dan cepat, pada sebuah heatsink pasif makin lama akan melebihi batasan maksimal panas yang dapat ditampungnya. Dan ini seiring waktu, hal ini tentunya akan merugikan komponen yang didinginkan.

Pada pemasangan, produk ini termasuk cukup merepotkan. Karena diperlukan pemasangan backplate, dan komponen pengunci backplate di motherboard. Kinerjanya secara keseluruhan memang paling baik. Ia bahkan mencetak nilai maksimal pada pengujian ketika prosesor dalam keadaan idle.

SPEAKER

Sonic Gear ENZO 7000

(Speaker 5.1 Terbaik)

Seri ENZO 7000 ini menggunakan unit amplifier terpisah dari unit speaker. Dengan ini, pengendalian dan urusan pemposisian menjadi lebih mudah karena kontrol dapat lebih terpusat secara berdekatan dengan unit sumber suara (dalam hal ini komputer).

Konektivitas, untuk seri 7000 ini selain terdapat standar koneksi analog berupa RCA, juga dilengkapi koneksi digital S/PDIF coaxial maupun optical. Sayangnya, koneksi input digital masih terbatas pada konten raw saja, dan belum mendukung konten Dolby Digital maupun DTS. Sehingga untuk menikmati konten audio secara surround, masih tergantung pada koneksi analog sepenuhnya.

Sisi kemampuan reproduksi suara, cukup mengesankan. Karena pada uji dengar langsung saja sudah cukup jelas kualitasnya. Apalagi bila koneksi input dari sumber audio menggunakan jenis digital. Hanya saja, kreasi audio akan berupa upmix saja dari kontek stereo standar. Di luar sisi kualitas, secara nuansa audio yang dihasilkannya juga terbilang sangat powerful. Bahkan, dilihat dari respon frekuensi, ia memiliki batasan yang sangat baik.

SPEAKER

Edifier S330D

(Speaker 2.1 Terbaik)

Desain dari speaker ini pada satelit merupakan speaker two way yang dilengkapi dua driver penggerak. Pertama adalah sebuah driver midrange dan satu lagi driver tweeter yang terlihat seperti jenis plug. Kami menganggap demikian karena terdapat metal plug pada center driver tweeter yang digunakan.

Pada desain subwoofer sendiri, secara tampilan Anda tentunya sudah dapat menebak. Karena bentuk desain yang digunakan oleh speaker ini serupa dengan speaker-speaker Edifier lain yang pernah diuji. Di sisi digital, kemampuannya sedikit terbatas, karena ia hanya dapat men-decode sinyal audio digital stereo standar saja, sehingga jika Anda berencana menggunakan sinyal audio digital lain semisal AC-3, tidak akan cocok dengan speaker ini.

Beralih ke kinerjanya, secara keseluruhan reproduksi frekuensi dari yang terendah hingga teratas cukup baik. Hanya saja untuk frekuensi bahwa ia mampu mencapai angka 40 Hz saja, sedangkan berdasar spesifikasi seharusnya ia mampu mencapai 30 Hz. Untuk range frekuensi lainnya, S330D mampu mereproduksinya dengan baik.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s