Chipset AMD 790GX

AMD 790GX – SIDE-PORT MEMORY

Pada beberapa tahun belakangan ini memang merupakan masa yang cukup sulit untuk pabrikan AMD. Meskipun teknologi yang dikembangkan selalu up-to-date, berteknologi tinggi, dan memiliki performa yang cukup bagus, pabrikan Intel selalu lebih dahulu dalam hal meluncurkan teknologi-teknologi terbaru. Hal ini bisa terlihat dari prosesor Core 2 Duo-nya yang mendominasi dalam hal performa sejak saat pertama dia diluncurkan sampai sekarang. Belum lagi saat ini Intel sudah memiliki teknologi prosesor baru,yaitu Menlow platform yang dikenal dengan Atom processor, yang saat ini sudah menjadi standar prosesor untuk beberapa mini laptop.

Tak mau ketinggalan tentunya, AMD yang sudah mengakusisi ATi mengklaim bahwa mereka akan merilis sebuah chipset yang memiliki graphic terintegrasi yang memiliki kemampuan superior dan mampu mengalahkan pesaingnya Intel dan bahkan nVIDIA. Mereka memperkenalkan chipset 790GX, dengan dilengkapi side-port memory.

Saat ini memang cukup mustahil bagi AMD untuk bisa bersaing di kelas high-end. Maka dari itu, ia lebih membidik untuk melakukan optimalisasi produk pada segmen value atau mainstream yang memiliki biaya produksi lebih sedikit. Hasilnya bisa dilihat saat Anda ingin membandingkan harga prosesor antar AMD dan Intel misalkan. Anda akan sedikit kewalahan untuk mencari prosesor AMD dengan harga di atas US$400. Ini menandakan bahwa produk dari AMD sangat kompetitif untuk harga berbanding performa.

Pengembangan dari AMD dibuktikan pada chipset 790GX yang menawarkan pilihan side-port memory. Dengan adanya fitur tersebut, maka pabrikan motherboard bisa menambahkan RAM untuk video card terintegrasi di luar standar shared memory yang biasa dipakai kebanyakan video card terintegrasi.

Para pengguna yang tergolong di kelas enthusiast, memang tidak akan pernah memilih video card terintegrasi untuk menciptakan sistemnya. Mereka akan lebih memilih video card discrete (add-on), untuk mengejar performa dengan mengabaikan faktor ekonomi, tentunya. Karena sangat jelas bahwa video card discrete akan berharga jauh lebih mahal dibandingkan sebuah graphic terintegrasi.

Namun yang perlu digarisbawahi, saat ini kemampuan graphic terintegrasi meningkat cukup tajam, apalagi jika Anda menggunakannya untuk pengolahan 3D atau High Definition (HD)playback. Namun, memang meski memiliki peningkatan performa dan teknologi, video card terintegrasi belum bisa menyediakan performa 3D khusus untuk game-game baru saat ini. Hal ini bisa diatasi dengan cara menggunakan fungsi ATi CrossfireX Hybrid atau Nvidia Hybrid SLI, di mana Anda bisa memadukan kinerja dari video card discrete kelas mainstream dengan video card onboard untuk mendapatkan performa yang jauh lebih baik.

Entah karena keterbatasan dana atau persaingan yang sangat ketat, pabrikan SIS dan VIA yang dulu kita kenal paling getol memproduksi video card onboard-nya, yang memang berharga sangat terjangkau saat ini tidak lagi berminat bermain di kelas mainstream, utamanya graphic card onboard. Praktis hanya ada dua pabrikan yang bersaing AMD dan nVIDIA, di mana Intel juga bermain, namun masih tertinggal di belakang kedua produsen tersebut.

nVIDIA memiliki produk graphic integrated yang diberi nama mGPU (motherboard integrated graphics processing units) dengan contoh model GeForce 8200 dan 8300, dengan teknologi graphic terintegrasi yang mendukung DirectX 10 dan Hybrid SLI, serta mendukung digunakannya banyak monitor dan masih ditambah dengan teknologi power saving.

Sedangkan, AMD memilikinya dimulai dengan chipset 780G dan beberapa saat yang lalu dengan 790GX-nya. Untuk 790GX di dalamnya sudah terintegrasi video card setara Radeon HD3300 dengan berbagai teknologi seperti PowerPlay, power-saving, dan dilengkapi southbridge baru SB750.

Chipset terbaru dari AMD ini dimaksudkan juga untuk memenuhi kebutuhan high-end video card bagi para enthusiast. Motherboard 790GX bekerja dengan chipset southbridge terbaru yang diberi nama SB750. Chipset SB750 memberikan 6 port AHCI Serial ATA/300 dengan dukungan RAID 5. Terdapat 12 port USB 2.0. Ia juga memiliki 1 port ATA/100 channel, high definiton audio controller, serta konektivitas 32-bit PCI.

Chipset 790GX berbentuk 55nm Flip-Chip Ball Grid Array (FCBGA) dengan 528 kaki. Ia menawarkan Hyper Transport 3.0 dan dukungan terhadap seluruh jenis prosesor Phenom dan Athlon. Disediakan juga PCI Express 2.0 dengan spesifikasi 16lanes untuk video card dan 6 slot PCI Express 2.0 untuk devices tambahan, seperti network controller ataupun sound card add-on dan lain sebagainya. Slot video card 16lanes ini biasanya terbagi antara x16 slots untuk mode single, dan x8 lanes untuk mode CrossfireX.

Spesifikasi Graphics Onboard

Suka atau tidak, seluruh motherboard dengan chipset 790GX dilengkapi dengan graphic terintegrasi. Radeon HD 3300. Basis core graphic ini adalah RV610 yang berjalan pada 40 unified shaders di kecepatan clock 700 MHz, dan masih bisa ditingkatkan dengan fitur overclock. Selain memasukkan sideport memory yang biasanya berjumlah dari 64 MB sampai maksimal 512 MB dengan jenis DDR2 atau DDR3, motherboard tersebut juga memiliki akses untuk memory sharing hingga 512 MB DDR2 untuk lebih menambah performa graphic onboard tersebut.

Core graphic ini sudah mendukung DirectX 10, dan juga mendukung smooth 1080i Full HD playback untuk seluruh jenis codecs. AMD juga sudah mendukung DVI dan HDMI dengan HDCP dan Display Port and VGA display interfaces.

Jika digabungkan dengan graphic card add-on dari AMD, ada beberapa keuntungan yang akan didapat, antara lain jika menggunakan tambahan satu buah Radeon HD graphic card add-on (sampai dengan Radeon HD 3470) teknologi Hybrid Crossfire akan bisa diaktifkan, di aman ini akan mengombinasikan kemampuan rendering dari chipset 790GX dengan Radeon HD 3300 dan ekstra video card untuk menghasilkan performa 3D yang lebih baik.

Jika Anda memiliki video card Radeon HD 3650 atau yang lebih baik, akan secara otomatis Radeon HD 3300 terintegrasi akan dimatikan dan akan berjalan hanya dengan video card dengan spesifikasi lebih tinggi tersebut.

Mengaplikasikan dua buah video card add-on Radeon HD yang identik, biasanya model yang lebih tinggi secara otomatis Anda bisa langsung menggunakan teknologi ATi CrossfireX untuk memaksimalkan performa 3D. Karena pada motherboard ber-chipset 790GX disediakan dua buah slot PCI-ex x16 sebanyak 2 slot.

Jika Anda ingin memiliki performa video card yang lebih baik lagi, gunakan dua buah video card add-on dengan spesifikasi dual GPU. Maka, video card Anda akan berjalan dengan teknologi CrossfireX dengan dual GPU atau juga bisa disebut dengan Quad GPU.

Fitur AMD Overdrive

Fitur yang satu ini memang baru saja kita kenal. Khususnya disertakan dalam chipset 790GX. Fitur AMD Overdrive digunakan untuk membantu melakukan overclocking. Dengan begitu, user bisa melakukan tuning terhadap parameter prosesor, seperti frekuensi clock, sistem, dan voltase secara real time, untuk mengoptimalkan kinerja dari suatu sistem.

Fitur ini memiliki konfigurasi berbasis Windows untuk mengatur parameter memory dan memiliki fungsi monitoring. AMD memberikan seluruh fitur tersebut pada Overdrive application, di mana Anda bisa mengatur overclocking sesuai dengan yang Anda inginkan dibantu oleh interface yang bersahabat. Setting mode Auto dan beginner digunakan untuk membantu orang yang kurang berpengalaman pada pengaturan voltase dan timings, dan tools ini secara keseluruhan cukup fleksibel dan powerful.

Iklan

One thought on “Chipset AMD 790GX

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s