Masa Depanmu Di Tangan Siapa

Masa Depanmu Di Tangan Siapa?

Perhatikanlah sajian di layar kaca kita, yang akhir-akhir ini diwarnai oleh maraknya iklan ramal-meramal. Para peramal tahu bahwa masyarakat Indonesia dekat dengan dunia mistik, karena itu mereka menggunakan peluang ini untuk menjual informasi mereka yang dianggap supranatural. Untuk menang bersaing meraup keuntungan yang lebih besar, para peramal ini menggunakan kecanggihan teknologi. Strategi mereka mempromosikan hasil ramalan dan menarik pelanggan pun di kemas dengan cara yang mudah serta menarik, misalnya lewat SMS.

“Cukup ketik reg spasi nama dan kirimkan ke….,” demikian perintahnya.

Menurut salah satu majalah, ada 100 ribu orang yang menjadi pelanggan Dedy Corbuzier dan Ki Joko Bodo kebanjiran 70 ribu SMS setelah dua minggu memasang iklan.

Mengapa ramalan begitu laris? Karena kebanyakan orang ingin mengetahui tentang nasibnya. Para pemuda ingin tahu akhir kisah cintanya, pedagang, pebisnis, dan politikus ingin tahu keberuntungannya, dan alternatif tercepat yang mereka tempuh adalah dengan mendatangi peramal atau praktik kuasa gelap lainnya. Lagipula masyarakat tidak perlu bersusah payah mencari peramal, karena saat ini mereka membuka praktik di mall, hotel, café, atau tempat-tempat nongkrong lainnya.

Ketika seseorang, baik karena iseng atau serius datang ke peramal, sesungguhnya saat itu juga ia telah membuka celah bagi masuknya kuasa kegelapan ke dalam hidupnya. Saat seseorang datang ke peramal, ia sudah menyerahkan masa depannya kepada kuasa kegelapan.

Pada saat seseorang mau diramal, tanpa ia sadari sesungguhnya rohnya sudah tunduk pada ramalan yang disampaikan oleh si peramal. Dengan demikian masa depannya tidak lagi diserahkan kepada Tuhan yang menyediakan masa depan yang penuh harapan baginya, tetapi di tangan Iblis yang gemar mencuri, membunuh, dan membinasakan.

Ramalan, dunia mistis, dan okultisme merupakan “cabang” dari penyembahan berhala, yang dibenci oleh Tuhan. Tuhan menghalau para pelaku maupun pemakai jasa kuasa kegelapan itu. “Orang-orang yang berpaling kepada arwah atau roh-roh peramal, yakni yang berzinah dengan bertanya kepada mereka, Aku sendiri akan menentang orang itu dan melenyapkan dia dari tengah-tengah bangsanya”

Apakah sebagai orang Kristen kita masih terus menutup mata melihat maraknya praktik kuasa gelap ini? Kalau kita menutup mata dan menganggap itu sebagai hal yang biasa saja, maka kita jangan kaget atau menyesal jika anak, suami, istri, keponakan, atau orang yang kita cintai lama-kelamaan akan percaya kepada para peramal itu daripada firman Tuhan. Kenapa? Karena mereka tidak mengerti bahwa ramalan berasal dari kuasa kegelapan. Mereka menganggap bahwa ramalan itu merupakan sebuah informasi baik yang layak dikonsumsi. Karena itu, ajarkan kebenaran firman kepada orang-orang yang kita kasihi.

Ramalan adalah dosa kuno yang dikemas Iblis dengan indah untuk menjebak jiwa-jiwa yang lemah.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s