Install Ulang Sistem Operasi

Install Ulang Sistem Operasi

Setelah beberapa tahun bekerja, bermain, dan berselancar, Windows tidak lagi bisa di-boot sangat lama. Bahkan, laporan kesalahan dan system crash sering terjadi. Satu-satunya solusi untuk masalah tersebut adalah install ulang. Cara ini biasanya lebih memberikan harapan untuk peningkatan kecepatan Windows dibandingkan upaya penyelamatan biasa dengan program-program tuning. Sayangnya, install ulang sering kali diikuti dengan hilangnya file-file pribadi dan penting. Oleh karena itu, ada baiknya sebelum install ulang berjalan, pikirkan dengan seksama apa yang akan terjadi dengan data Anda.

Untuk mencegah hilangnya data, Anda pastikan terlebih dahulu aplikasi apa saja yang sudah terinstall? Di mana film, musik, dan dokumen Word tersimpan? Pikirkan juga kesiapan driver untuk berbagai hardware yang terpasang pada PC. Setelah semuanya siap, Anda dapat merencanakan dan menjalankan install ulang. Dengan sebuah program, Anda ubah CD Recovery menjadi DVD Windows Setup. Data pribadi dan setting program Anda simpan pada sebuah media eksternal. Periksa kembali checklist yang Anda buat agar tidak ada hal penting terlupakan.

LANGKAH 1

Backup Data Penting

Untuk backup data, di dalam artikel kali ini ada beberapa software untuk komponen terpenting yang perlu Anda backup sebelum install ulang Anda lakukan. Ada baiknya, Anda simpan aplikasi, dokumen, dan driver perangkat pada sebuah hard disk kedua.

Catatan: Bagaimana jika Anda tidak memiliki harddisk kedua?  Bersih-bersih ekstrem harus Anda lakukan. Apabila backup membutuhkan kapasitas sedikit, Anda bisa menyimpannya dalam cakram DVD. Alternatif lain untuk penyimpanan data, Anda bisa menggunakan layanan Windows Live SkyDrive (http://skydrive.live.com). Untuk backup disediakan kapasitas hingga 5 GB secara gratis.

MUSIK, FILM, dan DOKUMEN: Jika Anda selalu menyimpan teks dan data multimedia di folder “My Documents”, Anda bisa mem-backup-nya dengan mudah. Klik kanan folder tersebut dan buka “Properties”. Dalam tab “Target”, klik “Move” dan masukkan ke media backup yang sudah Anda sediakan. Windows akan memindahkan file-file pribadi Anda. Apabila ada folder buatan Anda tertinggal, Anda bisa memindahkannya secara manual.

SETTING WINDOWS: Konfigurasi Windows dapat Anda pindahkan dengan program “Migwix.exe” yang ada di DVD install Windows. Masukkan DVD Windows Setup. Pada halaman utama, pilih “Performa Additional tasks|Transfer Files and Settings”. Di dalam wizard-nya, pilih komputer yang ingin di-backup setting-nya. Masukkan sebuah target pada hard disk eksternal. Selanjutnya, pilih “Both Files and Settings” untuk menyimpan semua setting. Jika penyimpanan sudah selesai, akhiri dengan “Finish”.

FILE-FILE OFFICE: Mulai Office 2003 Anda dapat mem-backup semua setting pribadi dengan sebuah wizard. Klik saja “Start|Programs|Microsoft Office Tools|Microsoft Office 2003 Save My Setting Wizard”. Pengoperasiannya mirip dengan Migwiz. Apa saja yang di-backup? Yang tepatnya di-backup disebutkan Microsoft di

http://office.microsoft.com/en-us/help/HA010347481033.aspx?pid=CH010716351033.

FIREFOX dan LAINNYA: Firefox bukan browser Microsoft. Oleh karena itu, dibutuhkan program lainnya untuk membackup setting-nya. Hal yang sama berlaku untuk e-mail client Thunderbird dan program-program Mozilla lainnya. Untuk program-program ini, gunakan backup tool MozBackup (http://mozbackup.jasnapaka.com).

DATA DRM: Apabila Anda membeli musik berproteksi (legal), Anda juga perlu mem-backup lisensi DRM-nya agar dapat diputar kembali dalam Windows yang baru. Bagi pengguna iTunes, caranya cukup mudah. Pindahkan lagu-lagunya terlebih dahulu ke media backup. Selanjutnya logoff di Apple dengan “Store|Deauthorize computer”. Setelah instal ulang Windows, di dalam iTunes pilih “File|Add File to Library” dan masukkan folder musik Anda. Kini, login kembali ke Apple Store.

Namun, bila Anda memiliki file-file WMA (Windows Media Audio) yang digunakan di Napster, Musicload, dan Tower Records, backup-nya sedikit rumit. Untuk mem-backup lisensi DRM ini, Microsoft menawarkan sebuah program di

http://www.microsoft.com/windows/windowsmedia/forpros/drm/pluwiz.aspx.

Sebuah panduan langkah demi langkah yang sangat panjang (lebih baik Anda mencetaknya) tersedia di www.microsoft.com/windows/windowsmedia/windowsxp/movetoxp.aspx. Secara umum, cara ini hanya berfungsi pada file yang dapat di-copy berulang kali. Apabila DRM tidak mengizinkan atau hanya mengizinkan satu kali copy, lagu-lagu Anda dapt hilang dengan install ulang Windows.

DRIVER HARDWARE: Untuk daftar driver, gunakan Driver Collector. Progam ini tidak membutuhkan install dan langsung menampilkan semua komponen driver setelah dijalankan dengan mengklik “Display”. Jika program menampilkan driver graphics card dengan benar, transfer driver tersebut dengan “Copy Files” ke dalam folder “C:\Driver Collector” (folder buatan program). Lakukan hal yang sama dengan komponen lainnya. Pindahkan driver yang terkumpul ke hard disk eksternal.

LANGKAH 2

Membuat Unattended-DVD

Apabila Anda harus merenovasi Windows, ada baiknya Anda rampingkan dan Update Windows. Alternatif lainnya, Anda buat CD Install Windows yang telah dilengkapi driver dan hotfix. Anda bisa membuatnya dengan XP-Iso-Builder untuk XP atau vLite untuk Windows Vista. Berikut ini, akan dijelaskan prosedurnya untuk Windows XP.

PERSIAPAN: Instalkan XP-Iso-Builder. Setelah program ini dijalankan, masukkan DVD Windows Setup ke dalam drive dan tekan “Start:Choosefolder/drive”.Iso-Builder akan meng-copy seluruh isi DVD ke dalam sebuah folder. Jika Anda ingin menggunakan Service Pack 3 untuk Windows XP, Anda harus meng-copy-nya setelah install Windows. XP-Iso-Builder hanya dapat menangani SP2.

MENGATUR SECARA OTOMATIS: Untuk mendapatkan DVD Setup yang dapat dijalankan secara otomatis, termasuk data CD-key dan data login, Anda bisa melakukannya dalam langkah 3/11 pada program XP-Iso-Builder ini. Di bawah “Integration Mode”, pilih option “Full Unattended installation”. Untuk pengguna sistem dual boot, Anda tetap dapat memilih sebuah partisi dalam Windows Setup. Dengan begitu, sistem operasi yang akan di-instalkan tidak akan menimpa sistem satunya lagi. Anda juga bisa mengatur theme desktop pilihan Anda sendiri melalui tab “Network/Desktop-Theme”. Selanjutnya, Anda tinggal mengikuti wizard.

MENGINTEGRASIKAN DRIVER: Jika Anda ingin mengintegrasikan beberapa aplikasi, Anda harus menyiapkan file-file install-nya. Masukkan file-file ini dalam langkah 9/11 pada wizard Iso-Builder ke dalam sebuah window. Namun, agar aplikasi dapat terinstal dengan sempurna, Anda harus memasukkan parameter install dari aplikasi tersebut pada program Iso-Builder. Jika Anda tidak memasukkan parameternya, Anda harus menginstall ulang aplikasi tersebut.

MENGUJI DVD WINDOWS SETUP: Apabila Iso-Builder telah menyelesaikan XP-image, Anda perlu mengujinya. Untuk kebutuhan ini, Anda bisa menggunakan VirtualBox untuk membuat PC virtual. Dengan PC virtual, pengujian dapat dilakukan tanpa harus merusak sistem yang sedang aktif. Apabila pengujian berhasil 100%, Anda bisa membakar file image-nya pada cakram DVD.

Catatan: Insall Windows dengan DVD Setup buatan sendiri akan berlangsung lebih lama. Hal ini disebabkan karena selama proses install, setting Windows diubah sesuai setting yang sudah Anda terapkan pada DVD Windows Setup.

LANGKAH 3

Format Hard Disk

Kini, sudah saatnya Anda berpisah dengan Windows lama yang sudah berjalan bertatih-tatih dengan menginstal Windows baru. Dalam hal ini, akan ditujukan cara-caranya, bagaimana mencegah perlunya melakukan langkah ini di masa depan.

Ada satu hal yang harus Anda catat untuk mengembalikan Windows yang sekarat ini. Anda tidak dapat begitu saja menginstall Windows baru di atas Windows yang lama. Mengapa? Jika hal tersebut Anda lakukan, biasanya di dalam hard disk akan tersisa fragmen-fragmen file yang dapat menghambat sistem yang baru. Dengan demikian, install baru tidak dapat menyingkirkan masalah. Oleh karena itu, sebaiknya boot PC dengan DVD Setup buatan sendiri dan setelah pemeriksaan hard disk tekan (L) untuk menghapus partisi Windows lama. Selanjutnya, konfigurasikan 2 partisi baru dengan tombol (E), 50 GB untuk Windows dan aplikasi. Selebihnya untuk data pribadi.

Kelebihan metode di atas: Apabila suatu saat terpaksa Anda harus melakukan install ulang lagi, setting pribadi, musik dan film tetap aman.

LANGKAH 4

Menginstall Ulang Windows

Instalkan Windows pada partisi yang sudah Anda pilih “Format partition with NTFS” agar Windows lama Anda hilang seluruhnya. Langkah selanjutnya akan berjalan otomatis.

Setelah install Windows selesai, melalui Migwiz, MozBackup, dan semua program yang disebutkan dalam langkah 1, restore aplikasi dan setting pribadi Anda. Aplikasi yang tidak dapat diintegrasikan ke dalam XP-Iso-Builder atau vLite perlu Anda install ulang. Kini, download hotfix terbaru melalui “Start|Programs|Windows Update”. Dengan demikian, Windows Anda benar-benar baru.

One thought on “Install Ulang Sistem Operasi

  1. Sy brencana akan mginstall ulang win xp sp 2, kr tdetect os win sy tdk asli…
    Jika sy mbackup pula “setting” win sy yg lama.. Apakah “tetap” kdetect klo os win sy tdk asli.. setelah proses install ulang

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s