Windows XP & Vista tanpa masalah

Windows XP & Vista tanpa masalah

Sisa-sisa yang sudah tidak berguna menumpuk di hard disk Anda. Akibatnya, Windows sering crash. Ada banyak hal yang menyebabkan masalah itu sering muncul, diantaranya proses penghapusan aplikasi yang tidak berjalan mulus.

Tidak perlu panik, untuk menyingkirkan “racun” file sampah yang berbahaya akan mengembalikan Windows ke kinerja yang lebih optimal. Pertama-tama, Anda harus menemukan file sampah yang ada di Windows dan menyingkirkan file-file tersebut. Bila telah aman, Anda perlu mencegah agar file sampah tersebut tidak kembali “meracuni” Windows yang digunakan.

Beban CPU yang tinggi, proses membuka window yang sangat lambat, aplikasi yang berjalan merayap, dan crash saat shutdown menandakan bahwa Windows telah tercemar “racun”. Melalui tools yang disediakan oleh sistem oeprasi tersebut, Anda dapat secara langsung mengindentifikasi masalahnya. Jika tidak, Anda bisa mencoba aplikasi lainnya.

Check-up: Windows tercemar “racun”

Untuk melihat beban CPU, Anda dapat menjalankan Windows Task Manager. Tekan tombol [CTRL]+[ALT]+[DEL] dan pilh tab “Performance”. Jika And tidak sedang menjalankan aplikasi, seharusnya di “CPU Usage” tercantum nilai yang paling rendah. Jika tidak demikian, klik tab “Processes” lalu carilah layanan yang menyebabkan beban CPU atau RAM menjadi tinggi.

Anda juga dapat mengaktifkan “Show processes frol all users”. Jika telah ditemukan penyebabnya, hentikan dengan menekan tombol “End Process”. Kini seharusnya beban CPU akan mengalami penurunan. Masalah kembali timbul jika layanan yang Anda hapus dapat aktif bersama Windows saat PC dihidupkan.

Solusinya, cari informasi nama layanan tersebut melalui Windows Search. Jika telah mendapatkan file path dari layanan tersebut, periksa lebih rinci dengan melihat file properties yang dimilikinya. Jika informasi yang diberikan terasa kurang, Anda dapat mencarinya dengan bantuan Google.

Bila layanan tersebut sebuah malware. Anda harus menghapusnya. Jika bukan, klik “Start|Run” dan tampilan window ketik “services.msc”. Di sana Anda dapat mencari layanan yang menghambat sistem dan selanjutnya ubah bagian “Startup Type” menjadi Manual atau Disabled.

Terkadang sebuah aplikasi tidak selalu mengakses driver yang bermasalah sehingga masalahnya tidak selalu timbul setiap saat. Melalui tools Event Viewer, And dapt mengawasi Windows ketika bekerja dan membuat file log untuk mencari kesalahan tersebut. Untuk memanggil tools tersebut di Windows XP, pilih menu “Start|Run” dan ketikkan ‘eventvwr’. Di Windows Vista, And dapat mencarinya melalui “Start Search”.

Bila Anda menduga ada masalah dengan driver, melalui tools Event Viewer di Windows XP, klik “System” dan carilah di bawah kolom “Type” yang menunjukkan kondisi Warning atau Error. Bagi pengguna Windows Vista, untuk melihat semua entri yang ada di “System”, Anda harus terlebih dahulu membuka folder Windows Protocol.

Untuk melihat informasi kesalahan secara rinci, klik kanan salah satu list yang ada di bawah kolom “Type” lalu pilih “Properties”. Contohnya, Anda mendapatkan laporan driver yang telah menemukan sebuah kesalahan kontorl pada Device\CdRom0. Artinya, telah terjadi masalah pada driver atau CD Drive Controller.

Jika Anda mendapatkan laporan yang tidak jelas, contohnya “The Com+ Event System Failed to fire the ConnectionMade method on subscriptio. The subsciber returned HRESULT 80004001”, masukkan nomor yang tertera di bawah kolom Event (di Windows Vista adalah protokol Event ID) ke dalam kolom “Event-ID” yang ada di website www.eventid.net. Dari website tersebut, Anda akan mendapatkan laporan singkat dan sebuah link ke beberapa entri Usenet. Sudah jelas masalahnya timbul dari aplikasi instant messenger.

Detoktifikasi: menyingkirkan “racun”

Bila Anda dapat melacak masalah yang ditimbulkan, seperti masih digunakan driver lama, atasi masalahnya dengan cara meng-update driver tersebut. Jika yang bermasalah aplikasi messenger, ganti aplikasi tersebut dengan program serupa, seperti Pidgin.

Selanjutnya, Anda dapat menjalankan terapi untuk menghilangkan racun yang ada di Windows, seperti menyingkirkan tools yang memata-matai Anda, menghapus file sampah yang dapat mengungkap privasi sistem, serta mengoptimalkan Windows yang Anda gunakan.

Pengintai rahasia: hacker tertarik dengan data Anda

Melalui tools xpy untuk Windows XP atau Vispa di Windows Vista, And dapat mencegah spyware memata-matai Windows yang sedang digunakan. Kekurangannya, tidak ada aturan khusus untuk men-setup kedua tools tersebut agar dapat bekerja optimal. Dalam tools tersebut, Anda juga dapat menonaktifkan pilihan Windows Media Player atau menghapus Windows Messenger dan sejumlah shortcut yang ada di dalam sistem.

JEJAK YANG TERUNGKAP: Anda sering menyimpan data penting di PC atau berselancar di Internet? Waspadai penyusup yang memata-matai aktivitas Anda. Untuk menghapus semua jejak yang terekam di PC, Anda dapat memanfaatkan tool Free Window Sweeper. Tools ini dapat menyingkirkan semua jejak file yang tersimpan di Temporary Internet Files, Cookies, Visited URL, History, Index.dat Files, Recent Documents, Empty Recylcle Bin, dan sebagainya.

Tidak hanya itu, tools ini juga dapat memusnahkan jejak file yang dihasilan oleh sejumlah aplikasi, seperti program browser, Microsoft Office, Instan Messenger, dan beberapa aplikasi lainnya. Dengan memilih menu “File|Index.dat Viewer|Show”, tools ini juga dapat menampilkan beberapa file yang tersimpan dalam Index.dat.

Keunggulan lainnya, Anda juga dapat merancang shortcut yang berfungsi untuk menutup aplikasi browser dengan lebih cepat. Fungsi ini dalam tools tersebut dapat Anda atur melalui menu “Action|Setting|Bos Key” lalu beri tanda centang dalam boks “Enable Bos Key”

PROSES LAMBAN: Pada tahap pemeriksaan, Anda hanya dapat menyelesaikan sejumlah masalah dengan bantuan Windows Task Manager. Jika Anda perhatikan, di layar Windows Task Manager ada beberapa file proses yang sedang berjalan dengan nama file yang sama, seperti “svchost.exe”. Kemungkinan, ada beberapa program yang menghambat kinerja sistem yang tersimpan di dalam file tersebut.

Untuk mengindentifikasinya, manfaatkan tool eXtended Task Manager (XTM). Tools ini dapat mengungkap lebih rinci beberapa proses yang sedang berjalan di dalam sistem. Melalui tools tersebut, Anda dapat menonaktifkan file proses yang hanya menghambat kinerja Windows.

Periksalah setiap file proses yang sedang berjalan di dalam sistem. Apakah file proses tersebut selalu mengirim data via Internet dan mengembalikannya ke dalam sistem? Selain itu, waspadai trojan yang menyelinap ke dalam PC Anda. Hal inilah yang menyebabkan kinerja CPU menjadi tinggi. Jika demikian, hentikan file proses tersebut dan hapus trojan dengan bantuan aplikasi antivirus yang selalu ter-update.

SAMPAH DATA: File temporary di sistem, sisa jejak, file log, dan sebagainya dapat Anda singkirkan melalui tools Fix-It Utlities 9 Professional. Pilihlah menu “Cleanup|Disk Cleaner” dan pilih semua list yang ditampilkan, termasuk “Files in Recycle Bin”.

Pilihan option “File greater than 5 MB” perlu diperiksa secara cermat. Alangkah baiknya option ini tidak diaktifkan. Yang cukup menarik, tools ini akan menandai koleksi MP3 yang ditemukan dengan sebuah icon berwarna merah dan ia tidak akan menyingkirkan file tersebut tanpa bertanya terlebih dahulu kepada Anda.

CRAPWARE: Kini ada banyak penjual PC atau notebook yang melengkapi perangkat mereka dengan sistem operasi dan menyisipkan aplikasi versi trial. Namun terkadang, pengguna tidak membutuhkan aplikasi tersebut. Untuk menyingkirkannya, manfaatkan tools Decrapifier. Sayangnya, tools ini tidak dapat menghapus secara tuntas. Bila Anda me-restore sistem dengan CD/DVD Recovery yang disertakan saat pembelian PC atau Notebook, semua aplikasi trial akan kembali terpasang ke dalam hard disk.

GANGGUAN DRIVER: Driver alam yang sudah tidak sempurna dapat menghambat jalannya Windows, membuat komponen hardware tidak berfungsi, dan yang terburuk menjadikan sistem crash. Untuk melacaknya, gunakan Driver Manager (www.i5sg.com). Setelah Anda menjalankan aplikasi gratis ini, ia akan menampilkan semua driver yang ada. Selanjutnya, klik bagian “Event Logging”,

Kini driver akan disortir berdasarkan kriteria Yes atau No. Melalui tool sini, Anda dapat melanjutkan mencari kesalahan yang sebelumnya telah diungkap menggunakan bantuan Event Viewer (bagian Check-up). Melalui tombol “Properties”, Anda dapat mengambil informasi lebih rinci mengenai driver yang dipilih, misalnya produsen dan nomor versi. Selanjutnya, selesaikan masalah yang ditimbulkan.

Terkadang Anda kecewa dengan proses booting Windows yang berlangsung sangat lama dan mencurigai driver sebagai penyebabnya. Untuk mengatasinya, jalnakan tools Driver Manager dan klik bagian “Startup Type” untuk menyortir driver ke dalam kriteria automatic atau boot. Mungkin penyebabnya kriteria tersebut. Untuk mengujinya, klik ganda driver yang dipilih dan ubah “Startup Type” menjadi Disabled pada layar Driver Properties. Terakhir, restart Windows yang Anda gunakan.

Selanjutnya, hapus driver tersebut dengan bantuan tombol “Remove”. Jika masalah tidak muncul kembali. Sebaliknya, jika masih timbul masalah, kembalikan “Startup Type” ke posisi semula dan cobalah pada driver lainnya. Bila melalui pengujian ini Windows yang Anda gunakan tidak mau booting, saat boot tekan [F8] dan pilih Safe Mode atau gunakan konfigurasi sistem yang terakhir. Selanjutnya, masuk ke dalam desktop dan aktifkan driver.

FRAGMEN MEMATIKAN: Driver yang tidak terhapus dengan tuntas justru lebih berbahaya. Sisa driver tersebut dapat menyebabkan Windows crash secara total. Bagi pengguna PC yang senang mengganti komponen, Anda perlu menyingkirkan “bom waktu” ini dengan tools Driver Sweeper. Namun, Anda harus waspada. Sebelum menghapusnya, backup semua driver dengan tools Driver Collector.

PERLUASAN SHELL YANG RUSAK: Jika Anda  sering menginstalasi aplikasi ke dalam Windows, otomatis sistem yang Anda gunakan akan mengalami perubahan, salah satunya perubahan susunan menu konteks di Windows (shell extension). Untuk masalah ini, Anda perlu mewaspadainya. Jangan sampai saat Anda klik kanan sebuah file, menu konteks yang ditampilkan menjadi lambat.

Untuk menghadapi racun seperti itu, manfaatkan tools ShellExView. Tools ini tidak membutuhkan proses instalasi. Setelah mengekstrak file shexview.zip, klik ganda file shexview.exe. Tools ShellExView akan menampilkan perubahan shell yang ada.

Untuk menemukan masalah yang ditimbulkan, sortir list berdasarkan masalah. Contohnya, saat Anda klik kanan file ZIP, menu konteks yang ditampilkan terlihat rusak. Asumsinya, aplikasi untuk mengekstrak file tersebut – katakanlah WinZip, bertanggung jawab untuk masalah ini. Jika demikian, klik kolom “Microsoft”. Selanjutnya, cari jejak WinZip dengan kriteria No di kolom “Product Name” dan “Company”. Untuk menemukan informasi lebih rinci, klik kanan pada entri yang ditemukan dan pilih “Properties”. Untuk menonaktifkannya, pilih menu “File|Disable Selected Items”.

PERAWATAN SETELAHNYA: Windows selalu bersih

Bila semua racun telah disingkirkan, kini upayakan Windows tetap sehat. Manfaatkan tool System Restore yang tersedia di Windows. Klik “Start|All Programs|Accessories|System Tools|System Restore”. Selanjutnya, aktifkan fungsi Windows Update agar dapat berjalan secara otomatis. Selain itu, install tools UpdateStart. Melalui tools tersebut, Anda dapat mengetahui lebih cepat update dari sebuah aplikasi yang terpasang di PC. Alternatif lainnya, Anda juga dapat meng-install tools Secunia PSI.

Dengan bantuan tools CCleaner, Anda juga dapat memonitor secara otomatis gangguan yang menghampiri sejumlah tugas rutin yang sedang dijalankan oleh sistem. Untuk mengaturnya, klik menu “Start|All Programs|Accessories|System Tools|Scheduled Task|Add Scheduled Task” dan masukkan tools CCleaner ke dalam Scheduled Task Wizard. Selanjutnya, pilih periode yang diinginkan untuk menjalankan tools tersebut dan aktifkan pilihan “Open Advanced Properties for  this task when clicked on Finish” lalu klik tombol “Finish”.

Windows akan menampilkan layar CCleaner. Dalam layar tersebut pada kolom “Run” setelah “C:\Programs Files\CCleaner\CCleaner.exe” tambahkan spasi lalu ketik ‘\Auto’. Selanjutnya, tutup window CCleaner dengan menekan tombol “OK”. Kini, tools CCleaner akan bekerja secara otomatis sesuai dengan waktu yang telah Anda tentukan untuk membersihkan file sampah yang ada di dalam hard disk.                                                                                                                                                               Eko Lannueardy.