Menjadikan PC Kembali Bugar 02

Menghapus driver hardware yang sudah tidak terpakai. Keberadaan driver-driver tersebut dapat dilacak dengan trik kecil berikut ini. Klik kanan “My Computer” (Windows XP) atau Computer (Windows Vista atau Windows 7) lalu pilih “Properties|Advanced|Environment Variables”.

Selanjutnya, klik “New” yang ada di bagian “System Variables”. Pada “Name of Variable”, ketik ‘devmgr_show_nonpresent_devices’ dan di “Value of Variable” beri nilai “1”.

Kini buka “Control Panel|System Hardware|Device Manager”. Pada window Device Manager, pilih menu “View|Show hidden Devices”. Di sana anda dapat melihat lusinan driver lama yang tidak lagi dibutuhkan. Singkirkan dengan meng-klik “Uninstall” dalam menu konteks. Demi keamanan, backup terlebih dahulu agar dapat kembali digunakan bila timbul masalah.

Langkah selanjutnya, membersihkan file temporary dan registry yang tidak terpakai. Tidak hanya sekadar menambahkan kapasitas hard disk, tetapi juga menyingkirkan potensi bahaya yang ditimbulkan, seperti konflik antar program atau driver.

Solusinya, gunakan CCleaner. Untuk membersihkan hard disk, klik menu “Cleaner” dan pilih semua entri yang ada di tab “Windows” serta “Applications”.

Jika anda ingin menjaga cookies tertentu, tambahkan entri yang bersangkutan. Untuk itu, klik menu “Options|Cookies” dan tambahkan ke dalam daftar “Keep Cookies”.

Aplikasi CCleaner secara otomatis akan turut menghapus folder prefecth yang di akses oleh Windows saat booting. Dalam folder tersebut, terdapat beberapa informasi agar sistem menjalankan aplikasi yang bersangkutan lebih cepat. Bila folder itu di hapus, Windows akan bekerja lebih lambat.

Karena itu, tetapkan pengecualian dengan mencantumkan path yang bersangkutan ke dalam menu “Options|Exlude”. Folder prefecth tercantum di dalam direktori C:\Windows.

Bila sebelumnya anda telah menyingkirkan program berukuran gemuk dan menghapus driver, biarkan CCleaner membersihkan folder tersebut.

Setelah file sampah disingkirkan, kini bersihkan system registry. Untuk itu, klik menu “Registry” dan centang pada entri yang di bawah “Registry Integrity”. Konfirmasikan melalui “Scan for Issues” untuk mengetahui entri apa saja dan berapa banyak yang akan dibersihkan. Selanjutnya, klik “Fix selected Issues” agar CCleaner membuat system registry kembali bersih.

Selanjutnya, anda dapat mengoptimalkan system registry dengan bantuan aplikasi Wise Registry Cleaner. Melalui aplikasi tersebut, anda dapat melacak dan memperbaiki system registry yang bermasalah. Untuk menggunakannya, klik “Start” atau melalui shortcut [CTRL]+[ALT]+[S] dan perbaiki system registry yang bermasalah dengan mengklik tombol “Fix Problem”. Untuk mengatur konfigurasi aplikasi ini, anda dapat mengakses menu “Setting”.