Windows 7: Mengelola File dengan Libraries 01

Mengelola musik, foto, dokumen, dan file lainnya yang tersebar di folder berbeda kadang membuat frustasi. Untuk mengatasinya, gunakan salah satu fitur baru pada Windows 7 yang bernama Libraries.

Misalkan anda ingin mencari koleksi musik yang tersebar di folder berbeda pada beberapa sistem. Anda membuka setiap folder musik dalam Windows Explorer, bolak-balik, pindah, menelusuri folder demi folder, hanya untuk melihat cover art album. Cara ini sangat tidak efisien dan mungkin sedikit membuat frustasi. Akhirnya, anda menyerah dan hanya fokus pada satu folder. Yang lain tidak anda ketahui, setidaknya untuk saat ini.

Mungkin anda dan pasangan bekerja sama dalam membuat slide presentasi untuk acara reuni keluarga yang akan datang, tapi beberapa foto ada di komputer anda dan beberapa pada sistem pasangan. Anda tidak dapat langsung menemukan gambar yang tepat, jika tidak dapat melihat mereka semua pada waktu yang sama. Lupakan mencari, karena hanya akan menemukan gambar-gambar yang ada di sistem anda.

Bukanlah lebih bagus jika Windows memberikan sebuah pandangan menyenangkan atas seluruh koleksi musik, tanpa memperhatikan tiap-tiap album anda? Bagaimana melihat gambar anda dan gambar pasangan, meskipun mereka pada komputer yang terpisah.

Windows 7 melakukan itu melalui Libraries. Secara default, Library mengatur file berdasarkan lokasi folder di Library. Di bawah judul tersebut, anda dapat melihat isi dari lokasi folder. Metode ini tentunya lebih baik daripada membuka setiap folder secara individu.

Namun, yang terbaik adalah Library memungkin anda untuk mengatur file dalam cara yang paling masuk akal. Pada gambar menunjukkan Pictures Library diatur secara rating. Jika biasanya melihat judul setiap lokasi folder, sekarang anda melihat judul untuk setiap peringkat.

Anda juga dapat mengatur Library berdasarkan metadata lainnya. Sebagai contoh, anda dapat mengatur Picture Library berdasarkan bulan, hari, rating, atau tag. Anda dapat mengatur Music Library berdasarkan album, artis, lagu, genre, atau peringkat.

Manfaat Libraries bagi User Windows 7

Untuk lebih memahami konsep Libraries pada Windows 7, kita perlu melihat kembali ke masa sebelumnya, seperti Windows Vista dan Windows XP, mempunyai folder khusus untuk menyimpan konten user seperti “My Documents” dan “My Pictures”. Pada Windows Vista, folder khusus ini secara otomatis diindeks supaya user dapat melakukan pencarian konten yang lebih cepat dan efisien.

Meskipun demikian, banyak user menyimpan file mereka, musik, dan gambar di seluruh PC dalam berbagai folder seperti C:\Temp\, D:\Birthday2010\Gambar\, atau bahkan di komputer lain. Ini berarti user menyimpan data di luar “Jatah” tempat penyimpanannya. Hal ini mempengaruhi pengindeksan dan mempengaruhi seluruh pencarian, user harus cari sendiri konten mereka.

Jadi, pada Windows 7, Libraries mencoba untuk mengatasi masalah konten user yang tersimpan di seluruh konten user yang tersimpan di seluruh PC dengan memberikan mereka kontrol penuh atas struktur folder “Documents Library” mereka. Artinya, bahwa pada Windows 7, user dapat menentukan folder yang akan disertakan dalam Documents Library. Hal ini berlaku untuk setiap Library.

Oleh karena itu, kita dapat mengatakan bahwa Libraries adalah kumpulan konten yang ditentukan oleh user. Dengan memasukkan folder ke Library, user memberitahu Windows di mana datanya berada. Sistem juga akan mengindeks folder, supaya pencarian bisa dilakukan dengan cepat.

Pada Windows 7, user akan pergi ke Library untuk mengelola dokumen mereka, musik, gambar, dan file lainnya. Seperti yang dapat anda lihat pada Windows Explorer dan Commmon File Dialog dari Windows Shell. Integrasi ini sangat penting karena memungkinkan user untuk mencari file mereka dengan cara yang sama seperti dalam folder, yang berarti tidak perlu belajar lagi.

Pada waktu mengklik Documents Library, akan terlihat dokumen anda. Selain itu, karena Libraries diintegrasikan ke dalam Windows Shell, user dapat melakukan pencarian dan memfilter hasilnya berdasarkan tanggal, jenis, dan pembuatnya, baik dalam Windows Explorer dan File Common Dialog. Dengan kata lain, dengan menggunakan Libraries, user bisa mempunyai tempat penyimpanan yang fleksibel dan diindeks.

Libraries

Dalam banyak hal, Libraries mirip dengan folder. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, ketika user membuka Library, mereka akan melihat satu atau bebreapa file atau folder. Namun, tidak seperti folder, Library dapat menampilkan file yang disimpan dalam beberapa folder pada saat yang sama. Ini memang perbedaan yang kecil, tapi sangat penting. Libraries tidak benar-benar menyimpan item.

Anda tidak perlu mencari jauh ke dalam untuk menemukan Libraries. Bukan saja Windows Explorer. Anda akan melihat empat Libraries: Documents, Music, Pictures, dan Video.

Saat kali pertama melihat Libraries ini, mungkin anda akan menganggapnya biasa karena sekilas tampaknya Microsoft hanya mengganti nama folder utama yang ada menjadi Libraries. Namun, Libraries jauh lebih dari sekedar folder yang berganti nama.

Pada kenyataannya, Libraries sebenarnya penyempitan dari fitur Search Folder yang diperkenalkan pada Windows Vista, yang seperti anda mungkin ingat, dimuali sebagai Virtual Folder pada tahap perkembangan awal ketika Windows Vista dikenal sebagai Longhorn. Libraries pada dasarnya adalah reinkanasi dari Virtual Folder (perlu diingat bahwa meskipun Libraries adalah fokus utama, Windows 7 masih memiliki folder Documents, Music, Pictures, dan Video).

Anda bisa menganggap Libraries sebagai tempat pengumpulan jenis file tertentu yang bisa berada di sejumlah lokasi. Misalnya, anda dapat menyesuaikan Pictures Library untuk menampilkan semua gambar dalam folder Pictures (atau folder lain) di komputer anda, di komputer istri, di hard disk eksternal, dan di server rumah.

Dengan cara ini, anda memiliki satu jalur akses ke semua gambar-gambar di mana pun mereka berada. Anda tidak harus mencari di beberapa lokasia untuk mendapatkan gambar yang diinginkan.

Dalam lingkungan kerja, anda bisa menyesuaikan Document Library menjadi satu jalur akses ke semua dokumen di komputer anda, komputer anggota tim anda, serta pada server.