Pewahyuan di Surga 05

Kesaksian Kelima

2 Korintus 5:10, “sebab kita semua harus menghadap takhta pengadilan Kristus, supaya setiap orang memperoleh apa yang patut diterimanya, sesuai dengan apa yang dilakukannya dalam hidupnya ini, baik ataupun jahat.”

Dalam Kerajaan Surga, kamibisa melihat Yerusalem Baru yang Alkitab ceritakan dalam Yohanes 14:2, “di rumah BapaKu banyak tempat tinggal. Jika tidak demikian, tentu Aku mengatakannya kepadamu. Sebab Aku pergi ke situ untuk menyediakan tempat bagimu.”

Kami bisa melihat kota itu dan masuk ke dalamnya, kota itu benar-benar nyata dan kota yang menakjubkan! Yesus pergi ke sana untuk mempersiapkan tempat kediaman itu untuk kita.

Di dalam kota kami bisa melihat tempat tinggal atau dengan nama pemilik ada di depan rumah-rumah itu. Kota itu belum juga didiami, tapi itu telah siap untuk kita. Kami kemudian pergi ke dalam rumah dan melihat semua hal yang ada di dalam. Tapi kemudian kami meninggalkan kota itu, kami lupa dengan hal-hal yang kami lihat, memori itu dihapus dari kepala kami. Bagaimanapun, kami bisa mengingat kalau penyangga rumah-rumah itu terbuat dari besi berharga dan banyak jenis batuan berharga yang menghiasi mereka. Mereka juga mempunyai emas murni.

Emas yang ada di kota ini adalah seperti yang Alkitab katakan, hampir semuanya transparan dan begitu berkilau emas yang ada di bumi tidak bisa dibandingkan dengan kilauan dan keindahan emas yang ada di Surga.

Setelah itu, kami dibawa ke suatu tempat yang banyak terdapat botol. Di dalamnya terdapat air mata yang telah dikristalisasikan. Air mata yang anak-anak Tuhan cucurkan di bumi. Bukan tangisan dari komplen, tapi tangis orang-orang yang mereka cucurkan di dalam hadirat Tuhan, tangisan penyesalan, tangisan ucap syukur. Tuhan menyimpan tangisan-tangisan sebagai sesuatu yang berharga sebagai harta karun di Surga, seperti yang disebutkan dalam Mazmur 56:9, “sengsaraku Engkaulah yang menghitung-hitung, air mataku Kautaruh ke dalam kirbatMu. Bukankah semuanya telah Kau daftarkan?”

Kami juga pergi ke tempat di mana terdapat banyak sekali malaikat. Walaupun di Surga kami melihat banyak malaikat-malaikat, tempat itu adalah tempat khsus malaikat-malaikat. Kami mendengar Tuhan, kalau tiap malaikat mempunyai karakter yang berbeda-beda. Dia juga menunjukkan kalau malaikat akan dekat dengan kami selama kami hidup di dunia. Dia memperkenalkan malaikat yang ditugasi untuk mengawal kami. Kami bisa melihat karakter mereka, tapi Tuhan melarang kami untuk memberitahukan kepada yang lain tentang hal ini. Kita baca dalam Mazmur 92:11, “sebab malaikat-malaikat-Nya akan diperintahkanNya kepadamu untuk menjaga engkau di segala jalanmu.”

Kami tiba di suatu tempat dengan banyak lemari, di dalamnya terdapat banyak sekali bunga yang berbeda-beda. Ada bunga yang terbuka, indah dan berseri-seri. Tapi ada juga yang terkulai, dan ada juga bahkan yang layu. Kami bertanya kepada Yesus apa arti bunga-bunga ini? Dia menjawab, “Karena hidup kalian adalah seperti bunga-bunga ini.” Dia mengambil salah satu bunga yang layu. Dia berkata, “Lihat, orang ini sedih karena mereka sedang menghadapi percobaan, atau kesulitan. Ada sesuatu dalam hidup ini yang menghalangi persekutuan denganKu. Apakah kamu tahu apa yang Aku lakukan agar bunga-bunga ini sehat dan terkembang kembali?” Dia mengambil bunga di tanganNya dan berkata, “Aku cucurkan tangisKu kepada mereka dan Aku menyegarkan mereka kembali.” Kami melihat bagaimaan dengan cara yang kuat bunga itu mulai bangkit dan terkembang dalam warna-warninya dan mulai berseri-seri kembali.

Kemudian Dia mengambil bunga yang layu dan Ia melemparkannya ke dalam api dan berkata, “Lihat, orang ini telah mengenalKu dan berbalik dari padaKu. Sekarang dia mati tidak dalamKu dan kemudian dilemparkan ke dalam api.” Yohanes 15: 5-6.

Kemudian kami meninggalkan tempat itu, kami melihat istana yang menakjubkan dari kejauhan. Tidak ada seorang pun yang berani mendekat ke istana itu dan kami percaya itu tentang apa yang Alkitab katakan dalam Wahyu 22:1, “lalu ia menunjukkan kepadaku sungai air kehidupan, yang jernih bagaikan kristal dan mengalir ke luar dari takhta Allah dan takhta Anak Domba itu.”

Kami percaya kalau istana tersebut dilokasikan dekat dengan hadirat dan tahta Tuhan.

Ketika mengalami semua hal ini dalam Kerajaan Surga, kami memiliki damai di hati kami, kami mengalami kedamaian yang melampaui segala akal. Filipi 4:7. Kami mengerti sebagaimana tertulis dalam 1 Petrus 1:4, “untuk menerima suatu bagian yang tidak dapat binasa, yang tidak dapat cemar dan yang tidak dapat layu, yang tersimpan di sorga bagi kamu.”