SHORTCUT pada WINDOWS 7 Bagian 02


Berpindah Power Plan

Pernahkah anda ingin langsung menekan sebuah hotkey untuk memberitahu Windows supaya beralih ke High Performance ke Power Saver? Tentu, anda dapat menggunakan tray icon, tapi karena kita ingin menyesuaikan segala sesuatunya, maka selalu ada cara lain.

Windows 7 mempunyai perintah powercfg yang dapat kita gunakan untuk mengetahui GUID, ID internal yang digunakan Windows, plan itu sendiri. Untuk menemukan GUID power plan, bukan command prompt, dan ketik perintah powercfg-list.

Selanjutnya, kita buat shortcut dengan mengklik kanan di sembarang tempat pada desktop, pilih New, dan kemudian klik Shortcut. Pada boks Type the location of the item, masukkan powercfg-setactive <SCHEME_GUID> dengan <SCHEME_GUID> adalah GUID power plan anda yang tadi kita lihat pada command prompt.

Anda bisa mengulanginya lagi untuk membuat shortcut untuk power plan lainnya.

Sekarang setelah mempunyai shortcut, kita dapat membuat tampilannya terlihat lebih baik dengan mengganti icon. Ada sejumlah icon yang cocok pada C:\Windows\System32\powercpl.dll.

Selanjutnya, anda dapat mengeset tombol shortcut untuk mengaktifkan power plan dengan cepat.

Enable atau Disable Aero

Windows Aero merukan user interface grafis yang menyenangkan, di mana ada transparasi, taskbar thumbnail, animasi, dan fitur lainnya. Windows Aero merupakan tema default, tapi jika anda ingin mematikan Aero untuk mengejar kinerja, klik kanan di sembarang tempat di desktop, pilih New, dan kemudian klik Shortcut. Masuakkan net stop uxsms pada boks Type the location of the item. Ini akan menghentikan service Desktop Window Manager Session Manager layanan yang pada gilirannya menonaktifkan Aero, dan otomatis pindah ke skema Windows 7 Basic (untuk menyalakan Aero, gunakan perintah net start uxsms).

Setelah selesai, klik kanan pada shortcut, klik kanan Advanced, dan kemudian beri tanda centang Run as administrator untuk menjalankannya.

Kotak Dialog Stored User Names and Passwords

Jika anda pernah menyimpan password saat terhubung ke situs web yang memerlukan otentikasi, untuk sesi remote desktop atau drive yang dipetakan, anda mungkin tertarik untuk membuat shortcut langsung ke dialog di mana anda dapat mengatur logon tersebut. Anda mungkin tidak menggunakannya setiap hari, tapi ada baikknya untuk mengetahui cara melakukannya.

Klik kanan di sembarang tempat pada desktop, pilih New, dan kemudian klik Shortcut. Pada boks Type the location of the item, masukkan rundll32.exe.keymgr.dll, KRShowKeyMgr, dan kemudian beri nama shortcut.

Selanjutnya, klik kanan shortcut, klik Properties, dan kemudian klik tombol Change icon. Browse ke C:\Windows\System32\keymgr.dll untuk mendapatkan icon yang cocok untuk shortcut.

Sekarang kita punya icon yang cocok untuk membuka kotak dialog Stored User Names and Passwords.

Administrator Mode tanpa UAC Prompt

Salah satu gangguan yang paling sering dibicarakan sejak Windows Vista adalah UAC prompt yang selalu tampil ketika kita hendak membuat perubahan sistem.

Ini menjengkelkan, terutama ketika kita sering menjalankan tool tertentu yang memerlukan mode administrator untuk berjalan. Untungnya ada sedikit trik sederhana yang dapat kita lakukan untuk membuat shortcut mode administrator yang tidak menampilkan UAC prompt.

Triknya adalah dengan membuat task yang dijadwalkan untuk menjalankan aplikasi dalam mode administrator, dan kemudian membuat shortcut terpisahu untuk menjalankan task tersebut. Terdengar sulit? Tidak juga. Cukup ikuti petunjuk berikut.

Ketik “task” pada boks Search programs and files di menu Start, dan kemudian klik Task Scheduler untuk membukanya. Klik Create Task di sebelah kanan.

Hal pertama yang harus kita lakukan adalah memberi nama buat task. Gunakan nama yang pendek, sederhana, dan kalau bisa tanpa spasi. Lalu beri tanda centang boks Run with highest privileges (sangat penting).

Sekarang, pindahlah ke tab Actions, klik New, kemudian browse ke aplikasi yang hendak dibuka. Tutup kotak dialog dengan mengklik OK, dan task akan ditampilkan pada Task Scheduler Library.

Klik kanan task, dan pilih Run untuk memastikan aplikasi dijalankan sesuai dengan yang diharapkan. Sampai disini, pembuatan task sudah selesai, dan bisa ditutup asalkan anda ingat nama task.

Langkah selanjutnya adalah membuat shortcut untuk menjalankan task. Klik kanan di sembarang tempat pada desktop dan pilih New, Shortcut dari menu.

Di sinilah hal sebenarnya terjadi. Kita tambahkan perintah yang akan menjalankan task yang kita buat. Pastikan anda memasukan perintah dalam format schtasks/run/tn “TASKNAMEINQUOTES”, di mana huruf besar adalah nama task anda (huruf besar/kecil sama saja).

Setelah itu, beri nama shortcut, dan kemudian klik Next untuk membuatnya.

Sampai disini, kita sudah mempunyai shortcut yang akan menjalankan aplikasi dalam mode administrator. Namun, kit aakan atur sedikit lagi. Buka Properties shortcut, dan kemudian ubah menu Run ke Minimized (untuk menyembunyikan perintah schtasks). Selanjutnya, klik Change Icon. Cara paling sederhana adalah dengan browse ke aplikasi yang kita buka dengan shortcut, dan kita akan lihat icon untuk aplikasi itu sendiri. Sekarang kita punya icon menarik untuk menjalankan aplikasi dalam mode Administrator, tanpa prompt sama sekali.