Gaming Processor


Processor-processor terbaru, baik dari pabrikan Intel maupun AMD yang diperkenalkan pada bulan Mei dan Juni, mulai bermunculan di pasaran.

Untuk processor AMD, mereka memperkenalkan Athlon II X2 260, Athlon II X3 445, dan Athlon II X4 640. Ketiganya sudah beredar di pasar Indonesia. Harga untuk Athlon II X2 260 sekitar 660.000. Athlon II X3 445 sekitar 700.000, dan Athlon II X4 640 sekitar 900.000.

Sedangkan untuk processor Intel, mereka memiliki beberapa jajaran processor terbaru. Untuk kelas low end, Intel memiliki processor Pentium E6700 (untuk socket LGA775), Core i5 655K, dan Core i7 875K (keduanya untuk socket LGA11xx).

Pentium Dual Core E6700 sendiri memiliki 3,2 GHz clock rate, sehingga anda pengguna socket LGA 775 bisa meng-upgrade processor single-core yang anda miliki.

Processor Intel Core i5-655K dan Core i7 875K adalah merupakan pengembangan dari processor Core i5 650 dan Core i7 870 di mana multipliers dari processor tersebut sudah factory unlocked.

Penambahan huruf “K” disini merupakan persamaan yang dimiliki AMD dengan namanya Black Edition, yang artinya anda bisa meng-overclock processor sampai limit tertinggi tanpa membebani kinerja system yang lain. Yang menarik adalah bagaimana pabrikan memberikan harga pada processor terbarunya tersebut.

Intel Core i5 655K berharga lebih mahal sekitar US$40 dibanding Intel Core i5 650, dan untuk Intel Core i7 875K berharga US$ 150 lebih mahal dibandingkan dengan Intel Core i7 870.

Recommended Processor

Beberapa processor yang direkomendasikan untuk bermain game kali ini memang ditujukan untuk para gamer, sehingga mereka nantinya mempunyai pilihan yang tepat dan sesuai dengan budget yang mereka miliki. Untuk anda yang merasa bukan gamer, acuan ini tidak perlu anda ikuti.

Kriteria yang kami gunakan masih mengacu pada performa/harga. Memang disadar ada beberapa faktor lain yang berpengaruh, seperti harga keseluruhan platform ataupun kemampuan overclock yang dimiliki, namun disini tidak akan diperluas penilaian sampai ke sana. Keadaan clock standar dan harga retail yang akan dinilai.

Gaming Processor di Bawah US$ 90

Kemampuan processor Triple Core memang tidak bisa dipandang sebelah mata lagi. Contohnya seperti processor AMD Athlon II X3 435 yang memiliki clock speed sebesar 2.9 GHz, Extra Core yang dimilikinya sangat membantu jika anda melakukan kegiatan multitasking pada system anda. Processor ini memiliki overclocking headroom yang cukup baik, sehingga anda bisa memaksakannya untuk bekerja lebih dari nilai standarnya.

Sedangkan processor yang saat ini paling tinggi untuk jajaran Triple Core pada AMD adalah Athlon II X3 445. Ia memiliki clock speed 3,1 GHz dan juga fitur overclock yang cukup baik, selain harga yang sangat terjangkau. Processor berharga US$ 100 – US$ 130 pun performanya mampu disamai atau bahkan dilewati oleh processor ini. Kita ambil saja contoh Intel Core i3 530 yang berharga US$ 30 lebih mahal, namun performanya tidak mampu melampau Athlon II X3 445 saat melakukan proses multitasking dikarenakan arsitektur dual-core dari processor Intel tersebut.

Gaming Processor Antara US$ 91 – US$ 100

Untuk range harga ini dipastikan tidak ada yang bisa menandingi kemampuan Athlon X3 445. Jika pun ada, processor tersebut berharga lebih mahal, namun masih bisa dikatakan kemampuannya setara atau memiliki faktor lain yang tidak dimiliki oleh Athlon II X3 445 yang membuatnya ikut menjadi rekomendasi.

Pertama adalah processor AMD Athlon II X4 635. Memang Clock speed yang dimilikinya hanya 2,9 GHz dan bisa dengan mudah dilewati oleh Athlon X3 445 yang memiliki clock speed 3,1 GHz. Yang membuat processor Athlon X4 635 ini unggul adalah pada jumlah core yang dimiliki, yaitu 4 core. Beberapa judul game bisa dijalankan secara maksimal jika menggunakan processor dengan 4 core. Anda juga bisa menjalankan aplikasi secara multitasking bersamaan dengan game.

Lainnya adalah Processor AMD Phenom II X2 555 Black Edition. Processor ini sudah beredar di Indonesia dengan harga sekitar 850.000. Namun kecepatan yang dimiliki masih sedikit kalah dibandingkan AMD Athlon II X3 440 yang juga sudah tersedia di Indonesia. Hanya saja, Athlon II X3 440 tidak memiliki satu fitur penting yang dipunyai oleh Phenom II X2 555, yaitu Unlocked Clock Multiplier (fitur ini dimiliki oleh seluruh processor Black Edition). Dengan adanya fitur ini, anda bisa meng-overclock dengan cara menaikkan multiplier dengan mudah lewat BIOS. Sebagai tambahan jika anda beruntung dalam memilih processor, Phenom II X2 555 bisa di-unlock core processornya menjadi 4 core. Namun, hanya beberapa saja yang beruntung.

Gaming Processor antara US$ 101 – US$ 130

Untuk range harga ini sebenarnya juga tidak banyak yang bisa direkomendasikan (khusus untuk gaming). Satu processor yang bisa masuk ke kategori ini adalah processor Intel Core i3 530 yang sudah bisa didapatkan di pasar Indonesia, harganya sekitar 954.000. Kemampuan yang dimiliki melebihi Athln X3 445, dan secara mengejutkan kemampuannya juga hampir menyamai Phenom II X4 945. Hanya saja kekurangannya adalah processor ini masih dual core. Fitur Hyper-Threading yang dimiliki tidak sebaik true tripe atau quad core processor, seperti pada Athlon II X3 dalam menjalankan fungsi multitasking.

Untuk kecepatan yang mirip, yaitu 2,93 GHz, anda juga bisa mempertimbangkan processor Intel Core 2 Duo E7500. Namun, processor ini hanya diperuntukan bagi anda yang tidak mau meng-upgrade motherboard socket LGA775 anda yang sudah mulai berumur. Kami rasa ini solusi yang cukup jitu. Dan lagi processor ini bsia anda dapatkan di Indonesia.

Sebagai pembanding, anda juga bisa memilih processor dari AMD, yaitu AMD Phenom II X3 720 Black Edition. Selain fitur unlocked clock multiplier yang dimilikinya, ia terkadang juga memberikan sedikit keajaiban. Karena core ke empatnya bisa anda buka, tentunya jika anda beruntung.

Tulisan selanjutnya akan di bahasa gaming processor seharga US$ 131 ke atas…..

Bersambung…