Tuhan Yesus tidak tidur :Reaksi Spontan

Tuhan Yesus tidak tidur

Reaksi Spontan

Hari ini kita akan belajar tentang reaksi Maria dan Zakharia, yang segera memuji Tuhan. Mungkin Anda menganggap hal ini wajar. Namun, marilah kita lihat lebih mendalam lagi. Ketika diberi tahu malaikat bahwa ia akan mengandung, padahal belum bersuami, Maria menyadari risiko yang akan dihadapinya. Yusuf, tunangannya, mungkin akan meninggalkannya dan lebih parah lagi, ia akan dirajam oleh penduduk sekampung karena dituduh melakukan perzinahan. Wajarlahjika reaksi Maria adalah mengeluh atau bersungut-sungut. Namun, reaksi yang ditunjukkan Maria sungguh luar biasa: ia malah memuji Tuhan!

Lalu apa yang terjadi dengan Zakharia? Ia tidak percaya pada sabda Allah yang dibawa malaikat bahwa isterinya akan mengandung. Karena itu, Allah membuatnya bisu selama isterinya mengandung. Ketika isterinya melahirkan dan ia bisa berbicara lagi, wajar saja Zakharia mengomel atau menggugat cara yang dipakai Allah. Namun, bukan itu yang dilakukannya. Ia tidak menunjukkan kepahitan kepada Allah. Ia malah segera memuji Tuhan. “Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya” (Lukas 1:68)

Apa reaksi Anda ketika menghadapi situasi yang sulit? Apakah Anda mengeluh, mengomel, menarik diri dari pergaulan atau berusaha menghindar? Marilah kita mengikuti teladan Maria dan Zakharia. Mereka mengarahkan matanya kepada Tuhan dan memuji-Nya karena dalam situasi sesulit apa pun, Allah tetap berkuasa.

Dengan memandang kepada Tuhan, kita dapat melihat persoalan hidup menggunakan perspektif ilahi.