Tuhan Yesus Tidak Tidur: Damai Sejahtera

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Damai Sejahtera

Pada malam kelahiran Yesus, sekumpulan malaikat menyanyikan kidung kemuliaan Allah. Sungguh sebuah malam yang menggetarkan. Setiap manusia yang saat itu mendengarkan paduan suara surgawi itu pasti akan merasakan damai sejahtera. Apakah Anda juga merindukan damai sejahtera? Jika ya, Anda harus mengarahkan pandangan kepada kemuliaan Allah di tempat mahatinggi. Jika Anda sudah mencari kemuliaan Allah di tempat mahatinggi, damai sejahtera itu niscaya akan turun ke bumi.

Kemuliaan bagi Allah di tempat yang mahatinggi – Pada masa Perang Dunia II, pesawat-pesawat tentara Jepang melakukan aksi kamikaze untuk menimbulkan kerusakan yang besar. Dengan berteriak, “Hiduplah Kaisar”, mereka menabrakkan pesawat ke kapal-kapal Amerika. Mereka tidak memedulikan diri sendiri. Hendaknya kita seperti itu. Kita harus menempatkan kemuliaan Allah di atas segalanya. Termasuk atas kenyamanan, kesuksesan, popularitas, dan kekayaan kita.

Damai sejahtera di bumi – Damai sejahtera akan kita peroleh karena perhatian kita hanya terarah pada satu tempat, yaitu kemuliaan Allah di tempat mahatinggi. Tidak ada hal lain yang mengganggu dan merisaukan kita.

Damai sejahtera ini hanya akan terjadi pada manusia yang berkenan kepada Allah. Hiduplah sedemikian rupa agar menyenangkan hati Allah, maka Dia akan menghembuskan damai sejahtera kepada Anda. Kejarlah kemuliaan-Nya, maka Allah akan bertakhta di hati Anda. Lakukan kehendak-Nya, maka segala kebaikan Allah akan melimpahi Anda.

Dahulukan kemuliaan Allah, maka damai sejahtera dari tempat mahatinggi akan melingkupi Anda.