Tips Singkat Percepat Koneksi DSL

Memeriksa, apakah kabel koneksi sudah tepat: Kabel jaringan bervariasi modelnya. Untuk koneksi antara modem dan router DSL serta PC digunakan kabel jenis straight dengan urutan pin identik pada kedua ujungnya. Apabila kedua ujungnya tidak identik, berarti kabel jaringannya berjenis crossover. Kabel jenis ini biasanya digunakan untuk menghubungkan dua PC.

Update Firmware: Agar selalu “gress” update selalu firmware modem router Anda. Beberapa produsen menyediakan update otomatis dan menghadirkan fasilita baru pada update firmware-nya. Pada jenis modem tertentu, perbedaan versi firmware bisa sangat mempengaruhi kecepatan koneksi Internet. Pastikan aktualitas firmawre dengan memeriksanya secara langsung dari konfigurasi modem router.

Menentukan konfigurasi router yang ideal agar kecepatan dan stabilitas sama baiknya: Router bisa dikonfigurasi agar lebih menitikberatkan performa atau kestabilan. Semakin tinggi stabilitas, semkain rendah kecepatan. Sesuaikan kecepatan koneksi dengan kebiasaan Anda saat menggunakan Internet. Apabila hanya berselancar biasa, pilih stabilitas. Namun, konfigurasi ini bisa berdampak pada layanan multimedia, seperti IPTV atau telepon Internet (VoIP). Tentukan konfigurasi yang optimal sesuai kebutuhan Anda.

Mencari lokasi yang ideal untuk router WLAN Anda: Lokasi router yang berdekatan dengan sumber koneksi belum tentu ideal. Coba tempatkan WLAN router Anda pada posisi dengan penerimaan sinyal terbaik. Freeware Ekahau HeatMapper bisa membantu Anda dalam menemukan lokasi tersebut. Seringkali dengan hanya menggeser beberapa cm dan mengubah arah antena sudah sangat memadai bagi router.

Gunakan frekuensi 5 GHz agar tidak terganggu dengan jaringan lainnya: WLAN router yang menggunakan 2,4 GHz bukan hanya mendapat saingan dari jaringan komputer lain, melainkan juga dari microwave, pembuka garasi atau babyphone. Dengan demikian, jaringan pun menjadi “sempit”. Agar lebih “leluasa” gunakan D-Link DIR-855 yang dapat mendukung frekuensi 5 GHz yang umumnya jarang digunakan. Apabila router dan notebook Anda mendukung frekuensi 5 GHz, gunakan saja.

Pilih saluran yang tepat untuk WLAN sesuai dengan situasi dan kondisi area Anda berada: Apabila Anda menggunakan saluran yang sama dengan tetangga Anda, penerimaan akan terganggu. Untungnya banyak router menunjukkan, saluran mana yang digunakan. Cari saluran yang jauh dari saluran favorit, atau bila perlu gunakan pencarian otomatis. Apabila tidak ada yang belum digunakan, pilih WLAN yang lebih kuat daripada yang lebih lemat dibanding tetangga untuk menghindari tetangga.

Menentukan nilai MTU yang tepat bagi koneksi dan modem Anda: MTU menunjukkan ukuran paket maksimal yang dapat dikirim tanpa masalah melalui Internet. Sebagian besar penyedia (provider) jasa DSL menggunakan nilai MTU 1,492. Pastikan nilai MTU dari provider Anda. Start baris perintah dengan “cmd”, masukkan “netsh interface ipv4 set subinterface “1” mtu=1492 store=persistent”. Kemudian, ganti nilai “1492” dengan nilai yang Anda temuakn. Untuk Windows XP tersedia freeware SG TCP.

Singkirkan software penghambat dan proteksi Antivirus berganda: Provider tertentu mengirimkan software akses kepada pelanggannya, tetapi Anda tidak perlu menggunakannya. Soalnya tanpa itu pun PC Anda dapat membangun koneksi Internet dengan mudah. Setelah uninstall bersihkan registry. Juga penting: Satu virus scanner sudah memadai. Bila Anda ingin meng-install antivirus lainnya, gunakan salah satunya sebagai guard dan lainnya untuk men-scan file sesekali.

Konfigurasi Firewall yang tepat dan membuka blokir: Firewall bisa memblokir malware atau sebaliknya melumpuhkan jaringan (jika salah di konfigurasi). Jangan gunakan dua firewall karena bisa membuat PC lumpuh dan berpotensi membuat celah keamanan sistem. Berikan akses Firefox, Opera, dan sejenisnya, bahkan bila firewall tidak aktif, apabila tidak, bisa saja browser Anda tidak lagi berfungsi dengan benar walaupun firewall tidak aktif.

Melakukan Reset jika solusi lainnya tidak membantu: Trik penekanan tombol Reset memang sederhana, tetapi pada kasus tertentu bisa “memulihkan” kembali router yang salah dikonfigurasi. Tombolnya berada pada casing. Umunya, router pun bisa direset ke konfigurasi standar melalui interface-nya. Anda memang perlu memasukkan lagi data koneksi setelah reset, tetapi konfigurasi yang salah juga akan mengembalikan konfigurasi standar router.