Tuhan Yesus Tidak Tidur: Sentuhan yang Mengubahkan

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Sentuhan yang Mengubahkan

Suatu malam, ada dua pemuda berandalan yang merampok kantor YMCA (Young Man Christian Association) di New York City. Ketika akan kabur, mereka melihat ada seseorang yang sedang menelpon di telepon umum. Mereka mengira orang itu sedang menelpon polisi. Maka, dua pemuda itu segera menghajar penelpon hingga tidak sadarkan diri. Mengira korbannya sudah mati, mereka segera meninggalkan tempat itu.

Tak berapa lama, ada orang yang menemukan tubuh korban penganiayaan dan segera melarikannya ke rumah sakit. Korban yang bernama Donald Tippet, meskipun dapat bertahan hidup, tetapi salah satu bola matanya cacat permanen.

Sementara itu, dua pemuda berandalan itu berhasil ditangkap. Namun dalam persidangan, Donald Tippet meminta supaya dua pemuda itu tidak dihukum melainkan diserahkan di bawah pengasuhannya. Satu pemuda menolak tawaran itu dan akhirnya menjadi penjahat kambuhan.

Pemuda yang lain menerima tawaran itu. Ia disekolahkan hingga menjadi dokter bedah mata. Sedangkan Donald Tippet menjadi bishop (uskup) di wilayah San Fransisco.

Sentuhan kasih dapat mengubah hidup seseorang. Sapaan Yesus terhadap Zakheus telah mengubahkan hidup pemungut cukai itu. Tanpa dinasihati, Zakheus bersedia mengembalikan harta yang telah dirampasnya.

Ktia tidak perlu menunggu kebaktian kebangunan rohani untuk membawa banyak orang ke gereja. Yang kita butuhkan adalah sentuhan lembut yang dapat menyalurkan kasih Kristus kepada orang lain. Berapa banyak orang yang sudah Anda sentuh sampai hari ini?

Sentuhan kasih itu seperti tetesan air. Jika dilakukan terus menerus, dapat menggerus batu cadas yang keras.