Duri Landak

Pada suatu musim dingin yang sangat hebat, ada banyak binatang hutan yang biasanya hidup sendiri, mati oleh sebab hipothermia. Artinya suhu tubuh mendadak turun drastis, kemudian semua organ tubuh stop berfungsi. Udara memang luar biasa dinginnya!

Beberapa kelompok hewan yang memang tinggal kolektif, jauh lebih beruntung. Mereka akan berdesak-desakan, saling peluk, saling membagi panas tubuh hingga terjadi pemerataan suhu.

Tikus tanah, Beruang madu, kelompok Srigala dan Rubah ekor panjang. Berkumpul bak bola bulu besar, menikmati nyamannya kebersamaan.

Udara memang luar biasa dinginnya. Angin seolah enggan bertiup, karena telah padat jadi es! Menerpa, menyergap dalam kebekuan menyakitkan!

Ada masalah dengan kelompok landak. Kita tahu bahwa landak memiliki banyak duri. Diciptakan sebagai senjata pelindung mempertahankan hidup.

Kalau ada anjing hutan ingin memangsa landak, landak ini tinggal bergulung dan duri-duri ini mencegahnya jadi santapan makan siang si anjing.

Nah, sekalipun tidak mengembangkan duri, yang namanya duri tetap tajam’lah. Bayangkan saja ada seratus peniti bergabung jadi satu? Mana mau kita tempel-tempel pipi disitu?

Landak-landak ini tidak bisa peluk-pelukan. Sekalipun udara dingin. Ketika mereka saling desak-mendesak, pasti saling menusuk.

Jadi mau tak mau, mereka harus tinggal bersama jaga jarak. Jangan saling mendekat! Jangan saling berhubungan! Dan satu demi satu mulai mengalami hipothermia…sedikit lagi tamat riwayatnya.

Tidak ada jalan lain. Harus saling pelukan. Kalau mau hidup, harus berdesak-desakan saling membagi panas.

Tapi itu ada duri dan akan saling menusuk dan menyakiti!

Itulah risiko yang harus diambil. Untuk tujuan yang sangat penting dan mulia, landak-landak ini terpaksa saling menyakiti agar semuanya selamat!

Kalau anda ada dalam posisi landak, disakiti oleh satu orang dekat di hati, ingat barangkali memang proses ini perlu kita jalani, untuk tujuan yang lebih penting dan mulia.

Mudah-mudahan, kisah ini menginspirasi kita. Mungkin sakit, tapi janji Tuhan, Ia akan turut bekerja dalam kesakitan ini, untuk mendatangkan kebaikan. Satu saat, kita akan tahu apa kebaikan duri landak dalam hidup kita.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s