Tuhan Yesus Tidak Tidur: Pelayanan Sederhana

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Pelayanan Sederhana

Ada seorang ibu yang sehari-harinya berjualan gorengan di pinggir jalan. Meskipun tidak berlebihan, tetapi penghasilan dari usahanya ini cukup untuk menghidupi keluarganya. Ibu ini melihat bahwa tetangganya mengalami kesulitan keuangan. Karena itu, ia lalu membelikan mereka peralatan menggoreng dan kompor. “Mau nggak jualan gorengan? Kalau mau, ini alat-alatnya, terus nanti saya ajari memasak,” ajak sang ibu.

Tetangganya itu setuju. Setelah semua siap, mereka membuka usaha. Celakanya, tetangga ini memilih berjualan di seberang jalan, tepat di depan tempat jualan di ibu yang menolong mereka!

Para pembeli di kota itu senang mencoba sesuatu yang baru. Tak ayal lagi, banyak pelanggan sang ibu yang berpindah ke penjual baru. Si ibu tentu saja protes, tetapi setiap kali akan menyeberang jalan, seperti ada sesuatu yang menahannya.

Hingga akhirnya, ia protes kepada Tuhan. Dalam doanya, ia mendengar suara Tuhan, “Dari apa yang telah kau lakukan, engkau telah mengenalkan Aku kepada keluarga itu.” Dan benar! Beberapa saat kemudian, orangtua keluarga ini mengizinkan anak-anaknya mengikuti Sekolah Minggu. Meskipun hanya tindakan sederhana, tetapi karena dilandasi kasih, si ibu itu telah mengenalkan Kristus kepada keluarga ini.

Di akhir zaman nanti, kita harus mempertanggungjawabkan perbuatan kita. Pada hari itu, Sang Hakim sangat berkenan pada orang yang semasa hidupnya sangat peduli pada orang yang terbuang. Tengoklah orang di sekitar Anda. Apakah ada orang yang hina di sana? Kalau ada, mereka menunggu untuk dikasihi.

Pelayanan pada orang yang hina tidak membuat kita populer di dunia ini, tetapi akan mendapat pujian Bapa di Surga.