Tuhan Yesus Tidak Tidur: Penginjilan Pribadi

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Penginjilan Pribadi        

Ketika sampai di kota Korintus, Paulus segera mencari pekerjaan untuk membeli makanan. Keahliannya dalam membuat tenda menghantarkannya berkenalan dengan Akwila dan Priskila. Suami isteri ini juga pembuat tenda. Setiap hari Sabat tiba, Paulus pergi ke rumah ibadat untuk meyakinkan orang Yahudi dan orang Yunani bahwa Yesus adalah Mesias.

Yang menarik, ternyata Paulus tidak hanya mengabarkan Injil di hadapan orang banyak. Ia juga tergerak untuk melakukan penginjilan secara pribadi. Pada awal perkenalan, Akwila dan Priskila belum mengenal Yesus. Namun melalui percakapan santai sambil membuat tenda, Paulus berhasil meyakinkan mereka untuk menyerahkan hidup kepada Yesus.

Rupanya Paulus meneladani Yesus Kristus. Ia pernah berbicara dari hati ke hati dengan perempuan Samaria. Yesus juga menyapa Zakheus secara pribadi. Hal ini juga dilakukan oleh Filupus dengna menjelaskan nubuatan Yesaya kepada sida-sida dari Etiopia. Metode penginjilan secara pribadi seperti ini menghasilkan perubahan hidup yang dashyat. Suami isteri ini menjadi rekan Paulus yang ulet dan giat. Di Efesus mereka menobatkan Apolos (Kisah Para Rasul 18: 24-26) dan mempertaruhkan hidup untuk menolong Paulus (Roma 16:4).

Apakah Anda memiliki kerinduan untuk menyampaikan firman Tuhan di depan banyak orang? Inilah yang dapat dilakukan: mulailah dengan setiap pribadi di sekitar Anda. Setialah lebih dulu memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, maka Allah akan memberikan tanggung jawab dalam perkara yang besar (Matius 25: 23).

Berbicara dari hati ke hati menghasilkan perubahan hati yang abadi.

 

Iklan