HARD DISK 03

HARD DISK 03

Menggunakan Check Disk untuk Mengnalisis Harddisk

Meskipun tidak sesering dulu, error sistem file atau sector kadang-kadang terjadi. Error bisa disebabkan oleh masalah hardware, gangguan listrik, atau bahkan error software. Biasanya, Windows 7 mengenali masalah harddisk dan otomatis menjadwalkan Check Disk pada saat komputer di-restart.

Namun, jika termasuk orang yang proaktif, Anda mungkin ingin memantau sendiri status kesehatan harddisk Anda daripada menunggu Window7 mengenali masalah. Jika demikian, Anda mungkin akan senang mengetahui bahwa Anda bisa menggunakan Check Disk untuk menganalisis harddisk setiap saat. Jika ternyata ditemukan masalah, Anda dapat menggunakan Check Disk untuk memperbaiki masalah tersebut.

Menjalankan Check Disk

Meskin Check Disk pada dasarnya adalah tool command line, Anda tidak harus membuka Command Prompt untuk menjalankannya. Bahkan, Anda dapat menjalan dari dalam Computer. Setelah Computer terbuka, cukup klik kanan harddisk yang akan diperiksa dan pilih perintah Properties. Ketika kotak dialog Properties muncul, pilih tab Tools. Selanjutnya, pada panel Error-checking, klik tombol Check now.

Ketika User Account Control (UAC) muncul, klik Yes. Setelah UAC menutup, Anda akan melihat kotak dialog Check Disk. Biasanya, kita beri tanda centang Automatically aifx file system errors dan Scan for and attempt recovery of bad sectrors dan klik Start. Windows 7 akan menjadwalkan Check Disk untuk dijalankan pada start up dan meminta Anda untuk restart. Check Disk akan memperbaiki masalah yang ditemukan. Namun, untuk menjalankan Check Disk dalam mode analisis, kita perlu menggunakan kombinasi pengaturan lainnya. Mari kita lihat.

Melakukan Analisis Dasar

Jika Anda ingin melihat dengan cepat keadaan harddisk Anda, kosongkan tanda centang pada kedua opsi Check Disk dan klik Start. Dengan begitu, Check Disk dijalankan relatif cepat dan dalam modus read-only. Setelah selesai, Anda akan melihat pesan status yang memberitahukan apa yang terjadi pada setiap tahap proses, dan tentu saja, progress bar  yang menunjukkan berapa lama proses akan berlangsung.

Ketika proses selesai, Anda akan melihat kotak dialog yang berisi ringkasan proses. Namun, jika Anda klik panah See details, Anda akan melihat laporan yang cukup rinci. Seperti yang Anda lihat, proses pemeriksaan harddisk melalui tiga tahap. Selain menampilkan laporan pada layar, Check Disk juga menyimpan laporan di Application log dengan kode Chkdsk dan Event ID 26212. Event log berisi seluruh laporan serta rincian perubahan yang dibuat Check Disk.

Melakukan Analisis Menyeluruh

Jika Anda ingin melakukan analisis harddisk yang lebih menyeluruh,  hilangkan tanda centang pada boks Automatically fix file system errors dan beri tanda centang boks Scan for and attempt recovery of bad sectors kemudian klik Start. Proses pengecekan akan dijalankan dalam modus read-only  yang berarti Check Disk hanya akan memeriksa dan mengidentifikasi sektor-sektor yang buruk, tidak akan mencoba untuk memulihkan mereka.

Setelah operasi selesai, Check Disk akan menyimpan laporan di Application log serta menampilkan laporan di kotak dialog. Seperti yang Anda lihat, ketika melakukan analisis menyeluruh, Check Disk melakukan empat tahap pemeriksaan.

Tahapan Check Disk

Ketika Anda menjalankan Check Disk dalam modus fix and recovery, ia melakukan lima tahap proses (tiga tahap utama dan dua tahap tambahan). Namun, ketika Anda menjalankan analisis dasar, Check Disk akan menjalankan tiga tahap utama. Ketika Anda menjalankan analisis menyeluruh, Check Disk hanya menjalankan tiga tahap utama dan tahap tambahan kedua.

Tahap 1: Check Disk memeriksa setiap segmen data file dalam Master File Table (MTF), yang menunjukkan setiap file dan direktori pada volume.

Tahap 2: Check Disk