Tuhan Yesus Tidak Tidur: Orang Kristen 24/7

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Orang Kristen 24/7

Suatu kali Mahatma Gandhi pernah bertanya, “Apa hambatan terbesar yang dihadapi orang Kristen di India?” Ia menjawab, “Orang Kristen lainnya.” Pernyataan Gandhi ini menunjukkan sikap orang non-Kristen yang muak melilhat kemunafikan orang Kristen.

Saya melihat ada beberapa orang Kristen yang mengalami kepahitan dan luka batin justru disebabkan oleh sesama orang Kristen. Dalam gereja yang mengamini perintah Yesus untuk saling mengasihi, kadang-kadang justru terjadi permusuhan yang sangat sengit. Ada juga orang yang rajin beribadah pada hari Minggu, tetapi pada hari kerja ia masih suka menipu, memperdayai, dan melakukan perbuatan yang tidak etis.

Yohanes Pembaptis mengecam perilaku orang munafik. Mereka mengaku dirinya saleh, tetapi belum menunjukkan buah-buah pertobatan. Tindakan Allah terhadap orang-orang seperti ini sangat tegas, yaitu kemurkaan atau hukuman Allah. Setiap pohon yang tidak berbuah akan ditebang dan dibuang ke dalam api.

Menjadi orang Kristen memang tidak mudah. Yesus menetapkan standar perilaku yang tinggi bagi pengikut-pengikut-Nya. Dia menghendaki kita tidak hanya mengasihi kawan, tetapi juga mengasihi lawan. Dia melarang kita menuntut pembalasan atas perbuatan jahat orang lain. Dia mewajibkan kita ikut memikul salib masing-masing.

Singkatnya, kita harus menjadi “orang Kristen 24/7” (24 Jam, selama 7 hari dalam seminggu), tidak sekedar menjadi “orang Kristen 1/1” (1 jam, selama 1 hari dalam seminggu, yaitu pada hari Minggu saja).

Menjadi orang Kristen memang tidak mduah, tetapi kita bisa melakukannya karena mendapat kasih karunia Allah.