Tuhan Yesus Tidak Tidur: Bahtera Tanpa Kemudi

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Bahtera Tanpa Kemudi

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa ketika Tuhan memerintah Nabi Nuh supaya membangun bahtera, Tuhan tidak memberikan perintah untuk membuat kemudi? Setiap kapal, terutama yang berukuran besar, biasanya memiliki kemudi. Namun untuk bahtera ini, tidak.

Bayangkah Nuh bertanya demikian, Mmm, Tuhan…saya mau tanya sedikit, nih. Mengapa tidak ada kemudinya?” Namun Nuh tidak menanyakan itu. Tanggapan Nuh kira-kira seperti ini. “Baiklah Tuhan. saya akan keluar dari wilayah kenyamanan saya untuk melakukan kehendak-Mu.”

Nuh tidak memusingkan persoalan kemudi karena ia memiliki kayakinan bahwa ke mana pun ia dan keluarganya berada, mereka berada di bawah naungan Allah yang Mahakuasa. Yang dilakukan Nuh adalah melakukan perintah Tuhan dan menunggu perintah berikutnya dengan tekun.

Apakah Tuhan memanggil Anda untuk keluar dari sarang kenyamanan Anda, untuk melakukan pekerjaan yang lebih besar? Saya percaya hal ini menimbulkan pergumulan yang berat. Saya pernah mengalaminya. Rasanya lebih enak berada pada situasi yang mapan dengna penghasilan yang pasti.

Nuh pun mungkin saja sebenarnya enggan masuk ke dalam bahtera bersama sekumpulan binatang selama sebulan lebih. Bayangkan betapa bau bahtera itu oleh kotoran hewan! Akan tetapi, Nuh bersedia meninggalkan daerah kenyamanan untuk menyambut rencana Tuhan atas hidupnya dan keluarganya.

Dari keteladanan Nuh, kita bisa belajar untuk berani mengambil keputusan keluar dari daerah kenyamanan untuk mengikuti perintah Tuhan. setelah itu menungguh perintah selanjutnya dengan taat.

Serahkanlah kemudi kehidupan Anda pada Tuhan. dia yang berada di atas memiliki pandangan yang lebih kuat dan mengetahui arah tujuan kehidupan kita.