Tuhan Yesus Tidak Tidur: Utamakan yang Utama

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Utamakan yang Utama

Dalam pelayanan pembangunan rumah kembali yang roboh akibat gempat, kami bermitra dengan sebuah lembaga pelayanan dari Kanada. Lembaga ini didukung oleh gereja-gereja kecil yang ada di Kanada. Ada dua warga Kanada yang di utus ke Indonesia.

Dalam sebuah bincang-bincang santai, saya bertanya apakah mereka sudah pernah jalan-jalan ke Malioboro, “Belum”, jawab mereka. “Mengapa belum?” tanya saya heran. Setahu saya, Malioboro hanay berjarak 10 menit perjalanan dari tempat mereka menginap. Setiap orang yang datang ke Yogyakarta merasa belum lengkap kalau belum mengunjungi Malioboro.

“Tugas kami di sini adalah untuk bekerja, bukan untuk jalan-jalan,” jawab mereka dengan tegas. Mereka ingin berkonsentrasi lebih dulu pada pekerjaan kemanusiaan ini. Jika semua pekerjaan sudah selesai semua, mereka baru akan memikirkan untuk berjalan-jalan.

Sebuah sikap hidup yang indah! Setiap orang Kristen harus memiliki tujuan hidup yang hendak di raih. Kita diciptakan oleh Allah untuk melakukan pekerjaan baik, yang dipersiapkan Allah sebelumnya. Kita harus mengemban tugas ini dengan sungguh-sungguh.

Stephen Covey menyebutkan salah satu kebiasaan hidup yang efektif adalah “mengutamakan yang utama” atau membuat prioritas hidup. Ada banyak godaan yang dapat mengalihkan dan memecah konsentrasi kita dalam mengejar tujuam hidup. Kita harus bersikap tegas terhadapnya. Katakan “Tidak!” pada semua godaan itu. Katakan dengan tegas, “Prioritasku adalah mengerjakan tugas ini sampai selesai lebih dulu.”

Anda tidak bisa melakukan semua hal. Anda harus memilih dan memilah, mana yang lebih penting dan harus segera dikerjakan.