Tuhan Yesus Tidak Tidur : Ketaatan Maria

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Ketaatan Maria

Pada saat yang tidak diduga ada malaikat yang menemui Maria. Ia membawa kabar yang tidak masuk akal, yaitu Maria yang masih perawan ini akan mengandung bayi laki-laki. Meskipun belum sepenuhnya mengerti rencana Tuhan, tetapi Maria dengan penuh kerendahanhati menaati perintah Tuhan.

Ada tiga keteladanan yang patut kita tiru dari Maria. Pertama, taat kepada perintah-Nya. Suara Tuhan sering berbicara dalam hati kita. Meskipun demikian, kita harus menguji, apakah suara tersebut berasal dari Tuhan atau tidak. Caranya: (1) Mencocokannya dengan firman Tuhan dalam Alkitab; (2) Melihat situasi di luar diri kita; (3) Mendengar nasihat sesama orang Kristen. Jika kita yakin bahwa itu berasal dari Tuhan, hendaklah kita menanggapi perintah-Nya itu dengan berkata, “Jadilah padaku menurut perkataan-Mu itu.”

Kedua, menerima tanggung jawab. Ada bermacam-macam pelayanan yang mungkin dipercayakan Allah kepada kita. Misalnya, tanggung jawab mengajar Sekolah Minggu, menghibur orang sakit, menolong korban bencana, memimpin organisasi dan sebagainya. Apa pun tanggung jawab yang kita pikul, hendaklah dengan penuh ketaatan kita berkata, “Jadilah padaku menurut perkataan-Mu itu.”

Ketiga, menanggung penderitaan dengan tabah. Apakah Anda mengalami penyakit selama bertahun-tahun? Apakah Anda berkali-kali harus menerima penderitaan hidup? Jika demikian, Allah memberi tanggung jawab kepada Anda, supaya dengan penyakit dan penderitaan itu kuasa dan kemuliaan-Nya dapat terpancar dengan sempurna. “Jadilah padaku menurut perkataan-Mu itu.”

Allah hanya membutuhkan ketaatan kita. Selanjutnya Dia akan memberi tanggung jawab dan kemampuan untuk melaksanakannya.