Tuhan Yesus Tidak Tidur : Dari Biasa, Jadi Luar Biasa

Tuhan Yesus Tidak Tidur

Dari Biasa, Jadi Luar Biasa

Phillips Brooks, adalah seorang pengkhotbah ngetop di Amerika. Ia mendapat kesan yagn sangat mendalam ketika merayakan Natal di gereja kelahiran Kristus di Betlehem, tahun 1865. Tiga tahun kemudian, saat menjadi pendeta di gereja Holly Trinity, Philadelphia, Brooks mencari lagu Natal baru untuk dipentaskan dalam perayaan Natal Sekolah Minggu. Ia lalu teringat pengalamannya di Betlehem itu dan menuangkannya dalam bentuk syair lagu.

Brooks lalu meminta bantuan Lewis H. Redner, pemain organ gereja dan pemimpin Sekolah Minggu untuk dibuatkan melodinya. Selama beberapa hari Redner bekerja keras mencari nada-nada yang cocok, tetapi tidak menemukannya. Sore hari sebelum malam Natal, tiba-tiba Redner terbangun dari tidurnya. Telinganya tergiang-giang sebuah musik yang kemudian digunakan untuk mengiringi syair, “Hai Kota Mungil Betlehem”.

Dalam syair itu dikatakan bahwa Betlehem adalah kota yang senyap. Hal itu beralasan, karena Betlehem adalah kota yang kecil. Ia kalah gemerlap dengan kota Yerusalem. Meskipun demikian, Allah lebih memilih “kota mungil” ini sebagai kelahiran  Juru Selamat.

Apakah Anda merasa seperti kota Betlehem? Kecil, sepi, tidak gemerlap dan tidak banyak orang yang memperhatikan. Ketahuilah, Allah tidak mempedulikan penampilan dan kemampuan kita. Allah hanya menghendaki kemauan kita untuk dipakai-Nya. Bukanlah Allah itu Mahakuasa? Dia mampu mengubah orang-orang biasa seperti Petrus dan kawan-kawan menjadi rasul-rasul yang luar biasa. Dia pun sanggup melengkapi kita sesuai dengan kebutuhan panggilan pelayanan-Nya.

Kecil bukan berarti tidak berharga. Allah mampu mengubah kita menjadi besar asalkan kita menyerahkan diri secara total.

 

Iklan