Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 03

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 03

Perempuan: Relasi – Laki-Laki: Pekerjaan

Perempuan itu biasanya berorientasi pada hubungan (relasi). Laki-laki lebih berorientasi pada pekerjaan. Anda tahu bahwa laki-laki itu di dalam pikirannya hanyalah masalah pekerjaan. Pekerjaan yang dia utamakan. Di dalam Efesus 5: 33 tertulis, “Bagaimanapun juga bagi kamu masing-masing berlaku, kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.”

Alkitab mengatakan bahwa isteri perlu dikasihi dengan hubungan yang dekat, keakraban, relasi yang kuat. Sedangkan suami perlu dihormati sehingga dapat membuat dia merasa dirinya sebagai pemenang. Apa yang membuat seseorang perempuan menjadi sedih? Kalau dia merasa kesepian atau tidak dikasihi. Apa yang membuat pria menjadi sedih? Kalau merasa dirinya tidak penting, kalau dia merasa gagal. Kebutuhan isteri dikasihi. Kebutuhan suami dihormati. Karena itu, isteri menginginkan agar suaminya berkata begini kepadanya, “Mam, saya mencintaimu, saya senang bisa hidup bersamamu. Engkau adalah ibu yang sangat baik, engkau membuat rumah ini begitu menyenangkan.” Oh, seorang wanita akan tersanjung ketika sumainya berkata seperti itu.

Sebaliknya, suami ingin mendengar isterinya berkata, “Saya bangga kepadamu pap, engkau begitu berbakat engkau begitu bijaksana. Engkau seorang pekerja keras yang baik, tampan dan menyenangkan.” Kalau suami mendengar perkataan itu saya yakin sumai tidak akan tahan hatinya. Dia akan bersedia melayani pasangannya dengan cara yang terbaik. Janganlah, kita menunggu pasangan kita yang lebih dahulu mengatakan hal-hal yang baik itu kepada kita. Namun marilah kita belajar mengambil inisiatif untuk melakukan yang terbaik. Kita harus memulai jangan menunggu pasangan kita berubah.

Ada orang yang bilang kalau suami saya berubah nanti saya berubah. Perubahan itu harus dimulai dari diri kita. Kalau kita berubah dalam waktu yang lama kita akan melihat pasangan kita akan berubah juga. Perempuan berorientasi pada hubungan, dia ingin kedekatan, keakraban. Laki-laki lebih menekankan pada pekerjaan.