Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 04

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 04

Perempuan: Menikmati Proses – Laki-Laki: Mencapai Sasaran

Perempuan ingin menikmati proses. Sedangkan laki-laki ingin segera mencapai sasaran. Seorang wanita akan bisa berhenti mencium bunga mawar yang ada di tepi jalan. Sedangkan laki-laki akan tega menginjak bunga mawar jika tindakannya itu akan menhemat tiga langkah untuk mencapai sasaran. Perempuan suka akan taplak meja yang berenda. Laki-laki bahkan tidak memperhatikan bahwa di atas meja itu ada taplak meja atau tidak. Kalau pria dan wanita sedang naik mobil maka banyak wanita melihat ke kiri dan ke kanan untuk memerhatikan pemandangan yang ada. Sedangkan laki-laki akan tancap gas karena ingin segera mencapai tujuan. Pada waktu berbelanja biasanya laki-laki itu sudah menetapkan sasaran, “Oh, saya mau beli baju warnanya biru nomor 16.” Dia langsung ke counter itu, lalu dia belanja. Paling lihat ke kiri dan ke kanan sebentar tetapi kemudian dia segera meninggalkan mall tersebut atau pusat perbelanjaan itu. Sedangkan perempuan kalau ditanya, “Mau belanja apa?” Dia berkata, “Nanti aja liat-liat. Nah, bahayanya kalau sudah melihat kiri dan melihat kanan semua yang dia lihat akan dibeli. Karena perempuan menikmati proses. Sedangkan laki-laki ingin segera mencapai tujuan.

Begitu juga di dalam hubungan suami isteri, dalam hubungan seksual. Laki-laki itu ingin segera mencapai klimaks tetapi perempuan itu ingin menikmati proses. Karena itu ada istilah pria itu seksnya semenit. Wanita itu seksnya sehari. Maksudnya kalau dia ingin melakukan hubungan suami-isteri bisa dilakukan dengan segera. Namun seorang wanita perlu pemanasan yang lebih panjang. Dia akan senang kalau sepanjang hari dia bisa didekap suaminya. Suami kemudian memberi pujian dan penghargaan. Semua itu akan mempersiapkan si isteri untuk hubungan yang lebih jauh. Perlu diingat bahwa proses sangat penting bagi seorang wanita. Wanita senang mengambil waktu untuk bicara dan kurang menikmati kehidupan kalau terlalu sibuk. Sedangkan kalau kebanyakan pria merasa bahwa sibuk untuk mengejar sasaran lebih penting daripada banyak bicara, banyak ngobrol seperti yang dilakukan oleh wanita. Itulah perbedaan antara pria dengan wanita.