Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 05

Relasi Suami-Isteri: Pria Antik, Wanita Unik 05

Perempuan: Sering Merasa Tertekan –  Laki-laki: Sering Merasa Tidak Mampu

Perempuan merasa sering tertekan. Sedangkan laki-laki sering merasa tidak cakap atau kurang mampu. Mengapa wanita sering merasa tertekan? Karena wanita itu biasanya mempunyai siklus haid atau menstruasi sekitar 28 hari sekali. Kebanyakan wanita merasa emosinya paling buruk kurang lebih seminggu sebelum haid. Kalau suaminya mengerti, dia bisa menghibur isterinya. Kalau isteri saya kadang-kadang bangun tidur sudah marah-marah dan sebagainya. “Udah, saya ngerti kamu mau haid’kan?” Karena biasanya, situasi hati wanita itu kurang menentu ketika menjelang menstruasi. Pria juga biasanya memiliki siklus yang buruk semacam itu walaupun pria tentu tidak pernah mens. Namun dalam 35 hari sekali menurut para psikolog, pria juga merasakan suasana hati yang tidak enak.

Fakta membuktikan bahwa banyak perceraian yang terjadi ketika si isteri mengalami suasana hati yang buruk pada hari yang ke 28. Pada hari itu pas bertabrakan dengan siklus hormonal negatif dari pria yang 35 hari sekali itu. Karena itu kalau sedang emosi atau sedang punya situasi hati yang tidak nyaman jangan membuat keputusan yang penting. Sebab, keputusan itu mungkin akan anda sesali seumur hidup. Perlu diingat bahwa perempuan sering merasa tertekan. Sedangkan laki-laki sering merasa tidak cakap atau kurang mampu. Pria sering merasa putus assa karena dia cenderung menyalahkan diri dan merasa gagal. Nah, karena itu isteri harus mendukung. Apabila isteri sedang emosi suami harus mengerti dan menghibur. Apabila suami merasa putus asa isteri harus mendukung dengan kata-kata yang menguatkan dan membesarkan hati, “Ayo!, kamu bisa pap, kamu bisa mengatasi semuanya.” Sesungguhnya tepukan di punggung meskipun tidak terlalu jauh jaraknya dari tendangan di pantat hasilnya sangat jauh berbeda. Isteri-isteri belajarlah menepuk-nepuk pundak suami dan mengucapkan kata-kata yang menguatkan. Itu akan membangun mereka.