Penerimaan dan Penghargaan 03

Penerimaan dan Penghargaan 03

Cara-Cara Menerima

Setiap Anak itu Unik

Akuilah bahwa setiap anak itu unik. Tidak ada dua anakpun yang serupa satu dengan yang lain. Karena itu, jangan diperlakukan dengan cara yang sama. Namun harus diperlakukan secara unik pla krena dia juga adalah manusia yang unik. Ada anak yang lebih menonjol di satu bidang dan kurang di bidang yang lain. Ada yang pintar di dalam pelajaran tapi kurang di dalam olah raga. Sebaliknya dia menonjol dalam pelajaran-pelajaran ekstra. Karena itu terimalah mereka apa adanya dengan kelebihan dan kekurangan.

Membantu Anak Untuk Mendapat Kepuasan

Supaya anak merasa diterima bantulah mereka agar mendapat kepuasan dari apa yang berhasil mereka kerjakan sehingga anak menyukai diri mereka sendiri. Beri penghargaan ketika mereka melakukan sesuatu walaupun belum sempurna

Mendengar Perkataan Anak

Dengarkan apa yang dikatakan anak. Komunikasi yang murni antara anak dan orang tua itu menyebabkan seorang anak diterima apa adanya. Ada seorang yang berkata ketika seorang anak bertumbuh dewasa di bawah usia 5 tahun. Mereka akan mengajukan kurang lebih 500 ribu pertanyaan kepada orangtua. Mereka selalu tanya apa ini? Mengapa begitu? Bagaimana itu? Terus bertanya sehingga orang tua menjadi jengkel dan berkata. “Udahlah diam aja!”. Namun si anak akan merasa di terima justru ketika orang tua belajar berkomunikasi dan menjawab pertanyaan-pertanyaan mereka. Penuhilah kebutuhan dasar anakmu dengan menerima mereka apa adanya.

Penghargaan

Penghargaan membuat jiwa anak berkembang dengan baik. Saya yakin kita semuanya perlu di hargai. Kita perlu diperhatikan. Kita perlu dicintai. Tanpa semua itu seseorang akan menjadi rendah diri. Anak yang tidak diperhatikan dan tidak dihargai akan mencari perhatian orang. Caranya bagaimana? Dia akan menumpahkan susu. Dia akan melemparkan barang. Kalau sudah remaja perilakunya lain lagi. Dia akan kebut-kebutan di jalanan. Dia akan memakai baju yang aneh-aneh. Terkadang ada anak yang mengkonsumsi narkoba. Untuk apa? Untuk diperhatikan atau dihargai oleh orang tuanya.

Ada sebuah ungkapan yang berkata sebuah pukulan itu lebih baik dari pada diabaikan sama sekali. Kalau ada anak salah lalu disiplin dan dipukul itu berarti dia diperhatikan. Kalau dicuekin mau baik atau mau tidak baik, mau pulang ke rumah atau mau tidak pulang ke rumah di biarkan begitu saja. Wah, kasihan sekali anak ini. Penghargaan itu penting karena penghargaan akan membuat seseorang merasa dirinya berarti.

Di dalam Matisu 3: 16 – 17 dikatakan demikain, “Sesudah dibaptis, Yesus segera keluar dari air dan pada waktu itu juga langit terbuka dan Ia melihat Roh Allah seperti burung merpati turun ke atas Nya, lalu terdengarlah suara dari surga yang mengatakan: “Inilah AnakKu yang Kukasihi kepadaNyalah Aku Berkenan.”

Bapa Surgawi menerima anak Nya bahkan menghargai anak Nya dengan kalimat Aku berkenan kepada anakKu. Padahal pada waktu itu Yesus belum terlibat dalam pelayanan. Dia belum pernah berkhotbah. Dia belum mengadakan mukjizat tetapi Bapa menerima dan menghargai anakNya apa adanya. Bahkan sebelum Dia melakukan suatu prestasi yang hebat.

 

Iklan