Masalah Keuangan Keluarga 04

Masalah Keuangan Keluarga 04

Hutang Dalam Jumlah Besar

Hutang mengakibatkan kekhawatiran dan stress serta perkara negatif lainnya. Orang bisa marah tidak karuan gara-gara hutang yang tidak bisa dilunasi. Kenapa orang suka berhutang? Maksudnya sih untuk membahagiakan keluarga dengan membeli TV, mobil dan perabotan. Semua itu dibeli melalui hutang. Ternyata rumah tangga dengan beban hutang bukannya berbahagia tetapi malah banyak masalah. Seringkali hutang menumpuk dalam sebuah keluarga karena beberapa alasan.

Alasan-alasan Berhutang

Gaya Hidup Mewah

Gaya hidup mewah ini, mungkin ditunjukkan dengan terlalu sering makan di rumah makan, makan yang mahal sambil menikmati hiburan yang mahal pula atau kita punya hobby yang membutuhkan banyak dana. Keinginan suami, isteri atau anak-anak yang hanya mau bersenang-senang, memuaskan diri saja akan menyebabkan banyak pengeluaran di bidang keuangan karena gaya hidup terlalu mewah.

Di dalam Amsal 21: 17 tertulis, “Orang yang suka bersenang-senang akan berkekurangan, orang yang gemar kepada minyak dan anggur tidak akan menjadi kaya.” Alkitab menunjukkan, gaya hidup yang terlalu tinggi akan menyebabkan masalah dalam keuangan keluarga kita.

Tidak Bijaksana Menginvestasikan Uang

Ada berapa banyak orang yang gara-gara ingin menjadi kaya tetapi karena serakah justru mengalami banyak kerugian yang banyak. Di dalam Amsal 28:20 tertulis, “Orang yang dapat dipercaya mendapat banyak berkat tetapi orang yang ingin cepat menjadi kaya, tidak akan luput dari hukuman.” Sedangkan pada ayat 22 tertulis, “Orang yang kikir tergesa-gesa mengejar harta, dan tidak mengetahui bahwa ia akan mengalami kekurangan.” Ada banyak orang yang tidak minta bimbingan dan pertimbangan Tuhan.

Kalau ada satu proyek tertentu yang menghasilkan keuntungan yang besar langsung disikat. Dia tidak berdoa dulu. Cuma lapor, “Berkatnya untuk saya.” Lapor dan minta ijin itu berbeda. Kalau minta ijin dan diijinkan Tuhan, tuhan akan memberkati. Kalau tidak diijinkan Tuhan akan memberi yang lebih baik di kemudian hari. Namun kalau lapor saudara sudah mengambil keputusan lebih, resikonya saudara tanggung sendiri. Karena itu, hati-hati kalau anda mau menginvestasikan uang anda dalam jumlah yang besar. Doa dulu kepada Tuhan. Mintalah konfirmasi dulu di dalam hati kalau perlu berkonsultasi dulu dengan beberapa orang. Apakah memang tepat tindakan anda? Kalau tidak, itu akan menimbulkan kerugian.