Masalah Keuangan Keluarga 05

Masalah Keuangan Keluarga 05

Tidak Bijaksana Dalam Berbelanja

Pada era informasi sekarang ini, iklan-iklan begitu memikat. Kalau kita tidak bisa menjaga diri maka kita bisa membeli barang-barang tanpa berpikir panjang karena dorongan dari keinginan hati dan perasaan sesaat sehingga kita melupakan biaya-biaya rutin yang wajib kita keluarkan. Tahukah anda bahwa sekarang para penjual melakukan seribu satu macam cara untuk merangsang nafsu kedagingan dan gengsi supaya membeli barang-barang yang dijual. Bahkan sekarang banyak produk-produk yang menggunakan wanita untuk mengiklankan barangnya sehingga banyak orang tergoda. Padahal sebenarnya mereka tidak membutuhkan.

Saya sekarang mendengar Jepang berhasil menjual lemari es kepada orang Eskimo. Buat apa mereka beli? Namun orang Jepang itu pendek badannya tetapi panjang akalnya. Kalau anda buat iklan seperti ini, apakah anda mau membeli lemari es yang bisa mendinginkan daging dan buah-buahan anda? Orang Eskimo akan tertawa, “Anda jualan lemari, kamu gudang es-nya.”

Namun orang Jepang membuat iklan yang menggelitik orang Eskimo, “Apakah anda mau disebut sebagai bangsa yang maju, modern dan beradab? Cirinya bangsa yang maju membeli lemari es buatan Jepang.”

Orang Eskimo tersinggung, “Emangnya kita tidak maju? Ayo kita borong lemari es buatan Jepang.”

Untuk apa?

Untuk menyimpan sandal dan sepatu.

Karena itu kita harus hati-hati untuk berkata, “Tidak, terhadap rayuan iklan.”

Sebelum anda membeli barang, cobalah tanyakan kepada diri sendiri atau teman anda.

Iklan