Mengatasi Masalah Keluarga 02

Mengatasi Masalah Keluarga 02

Ada Beberapa Tips Sederhana

                Tips Mengatasi Kesibukan

Makan Semeja

Usahakanlah makan semeja sesering mungkin dengan seluruh anggota keluarga sambil makan duduk, ngobrol, kalau hati terbuka perut pun terbuka. Coba lihat sekarang, orang-orang yang melakuakn deal bisnis di meja makan bukan di meja rapat. Mengapa sekarang di kota besar banyak kafe bermunculan? Supaya orang bisa ngobrol dalam suasana santai sehingga kebersamaan terjadi. Demikian juga di dalam keluarga kita harus duduk sesering mungkin. Makanan tidak harus mewah karena kebersamaan sudah merupakan kemewahan itu sendiri.

Saya terus terang merasakan bahwa salah satu yang menggembirakan bagi saya adalah ketika saya bisa berkumpul dengan keluarga, bisa ngobrol dari hati ke hati. Kadang-kadang anak saya mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang lucu. Pertanyaannya begini, “Dari jauh kelihatan hijau tetapi ketika dekat menjadi merah, apa itu?” saya menjawab, “Lampu merah”. Katanya, “Salah” ; “Terus apa?” ; Jawabnya, “Salah lihat”.

Ada teman saya tidak naik kelas, “Kenapa?”….Karena dia tidak bisa nyanyi lagu nasional. “Ah…masa sih, lagunya apa?”. “Dari sabang sampai merauke berjejer pulau-pulau. Pulau malah dinyanyikan dari sabang sampai merauke, indomie seleraku”…..Namun di sekitar meja makan ada sukacita. Kita bisa berdialog.

Menjadwalkan Hari-Hari Khusus

Biasanya saya mengatur jadwal setiapbulan September atau Oktober pada tahun sebelumnya. Namun sebelumnya saya mengatur jadwal pelayanan apapun juga. Pertama-tama saya membeli diary. Kemudian saya menulis tanggal pernikahan, ulang tahun isteri, anak-anak, dan saya juga menjadwalkan secara khusus kapan mereka akan libur. Ketika mereka akan berangkat sekolah, saya bertanya kepada mereka, “Kapan kamu libur?” Dengan demikian saya bisa mengatur jadwal bersama dengan mereka. Ini harus diusahakan supaya bisa bersama dengan keluarga sesering mungkin. Pada waktu kecil mereka selalu ikut pergi bersama kemana orangtuanya pergi. Namun kalau sudah remaja, mereka punya agenda masing-masing karena itu jauh-jauh hari harus disepakati kapan bepergian bersama bagi keluarga.

Mezbah Doa Keluarga

Mezbah doa keluarga harus diadakan. Sebab ketika sedang menjalin keakraban, keintiman menjadi semakin mendalam  di dalam doa. Kita merasakan bahwa hubungan semakin dekat. Saya selalu mendoakan anak-anak saya sebelum mereka berangkat ke sekolah supaya mereka diberkati Tuhan. Saya yakin keintiman itu adalah:

  1. Keintiman fisik, dimana kita bisa berbagi kedekatan akan tetapi kemudian harus meningkat kepada
  2. Keintiman secara mental, berbagi ide, pandangan lebih tinggi lagi
  3. Keintiman secara emosional, berbagi secara perasaan, sukacita, dukacita, impian dan harapan dijalani bersama dan yang tertinggi
  4. Berbagi dengan Tuhan.

Ini bisa diwujudkan kalau kita bersama mengadakan mezbah doa keluarga. Saya yakin kesibukan yang berusaha menyita waktu kita tidak akan mengurangi kualitas dari kehidupan rumah tangga kalau kita mengusahakan makan semeja sesering mungkin, menjadwalkan hari khusus, dan mengadakan mezbah keluarga.

Iklan