Mengatur Waktu dan Keluarga 02

Mengatur Waktu dan Keluarga 02

Waktu itu Singkat

Masa hidup kami 70 tahun, dan jika kami kuat, 80 tahun dan kebanggaannya adalah kesukarannya dan penderitaan, sebab berlalunya buru-buru dan kami melayang lenyap. Ajarlah kami menghitung hari-hati kami sedemikian, sehingga kami beroleh hati yang bijaksana – Mazmur 90: 10,12.

Hidup manusia sangat singkat, yaitu 70 atau 80 tahun tetapi lebih dari pada itu sakit-sakitan. Semua harus mati karena itu biarlah kita menjadi bijaksana menggunakan waktu yang singkat tersebut.

Waktu Harus Digunakan Dengan Bijaksana

“Karena itu, perhatikanlah dengan seksama, bagaimana kamu hidup, janganlah seperti orang bebal, tetapi seperti orang arif, dan pergunakanlah waktu yang ada, karena hari-hari ini adalah jahat” Efesus 5: 15.16

Hari-hari ini adalah waktu yang jahat, ada berbagai kejahatan pekerjaan iblis yang sedang bekerja. Itulah sebabnya pergunakanlah waktu kita dengan berhikmat dan bijaksana.

Pengaturan Waktu yang Baik

Jangan Membuang Waktu

Sering kali kita membuang waktu dengan kemalasan. Kita sering menunda-nunda apa sebetulnya apa yang bisa kita lakukan pada hari ini. Padahal kalau kita selalu berkata, “Besok saja, besok saja” kita sampai pada satu kata yang namanya tidak pernah sehingga kemalasan itu semakin menjadi-jadi. Apalagi saat sekarang TV menayangkan berbagai macam-macam acara yang menarik sehingga kadang-kadang kita melupakan tugas keseharian kita karena menonton TV terus dari pagi sampai malam.

Ada seseorang yang rajin menggosipkan orang lain sehingga dia tidak melakukan apa-apa. Ini artinya dia membuang waktu dengan kemalasan. Ada pula orang yang membuang waktu bukan karena dia malas tetapi dia sibuk tanpa arah yang jelas. Kesibukan yang tidak menentu, kesibukan yang tidak produktif akan membuang waktu.