Tips Windows 7

Tips Windows 7

Mengubah FAT32 menjadi NTFS menggunakan Convert.exe

Windows 7 versi desktop dibangun dengan menggunakan file system NTFS yang berasal dari lingkungan keluarga Windows Server. Sayangnya, anda tidak bisa membuat backup drive dengan file system FAT32 untuk Windows 7.

Windows 7 akan menampilkan pesan kesalahan jika anda melakukan hal tersebut. Satu-satunya cara untuk membuatnya adalah anda harus mengubah backup drive anda ke file system NTFS. Jalankan saja program convert.exe melalui Command Prompt. Misalnya, jika backup drive anda adalah drive F, untuk mengubahnya menjadi file system NTFS, anda cukup mengetikkan perintah convertf:/fs.ntfs.

Menariknya anda dapat melakukan hal tersebut tanpa harus memindahkan data yang berada pada drive F.

Cara lain mem-Pin aplikasi pada Taskbar

Salah satu yang menarik dari taskbar pada Windows 7 adalah kemampuan user untuk melekatkan aplikasi (pin) pada taskbar dengan mudah. Dengan begitu, user akan memiliki shortcut aplikasi dengan tampilan yang elegan jika dibandingkan dengan windowx xp. Akan tetapi, salah satu kelemahan dari fungsi tersebut adalah anda tidak dapat mem-pin folder pada taskbar. Untuk mengatasi hal tersebut, anda dapat menggunakan alternatif lain. Caranya dalah sebagai berikut:

  1. Buatlah sebuah folder di tempat yang anda inginkan. Misalkan anda mmebuat folder shortcut pada folder Documents.
  2. Klik kanan pada Taskbar dan pilih “Toolbars|New Toolbar”
  3. Pilih folder Shortcut yang telah anda buat.
  4. Kemudian muncul link untuk folder shortcut pada taskbar.

Folder, dokumen, aplikasi (misalnya file .exe), dapat anda isikan pada link yang anda buat. Anda dapat mengisinya melalui Windows Explorer ke folder shortcut atau drag and drop ke link tersebut.

Membuat Virtual Drive

Windows 7 masih menyimpan feature yang menarik, yaitu Virtual Hard Disk. Dengan feature ini, anda dapat membuat sebuah drive virtual yang sesuai dengan kebutuhan anda. Misalnya, anda ingin membuat drive tertentu untuk berbagi file yang anda miliki. Lalu, apa bedanya dengan membuat partisi sendiri?

Perbedaannya yang cukup mendasar adalah pada Virtual Harddisk, anda dapat mengurangi risiko terjadi keselahan partisi. Dengan demikian, data pada harddisk anda lebih aman. Tertarik? Berikut langkah-langkahnya.

  1. Buka “Control Panel| Administrative Tools|Computer Management”
  2. Kemudian, pilih menu “Action|Create VHD”
  3. Isi:
    • Lokasi file Virtual Disk tersebut akan disimpan.
    • Ukuran Virtual Disk.
    • Format Virtual Disk (pilih Dynamically expanding atau Fixed size).

4. Setelah membuat file VHD selesai, akan muncul Disk baru pada kolom Informasi Disk yang terpasang.

5. Klik kanan Disk tersebut dan pilih Intialize Disk.

6. Kemudian pilih Parameter MBR (Master Boot Record) dan klik OK.

7. Setelah selesai, klik kanan pada area Unallocated Space dan pilih New Simple Volume .

8.  Pada wizard berikutnya, isi:

a. Ukuran kapasitas Disk.

b. File System = NTFS.

c. Allocation unit size = Default.

d.Volume label = (nama_virtual_disk).

e. Centang parameter Perform a quick format.

   9.  Klik Finish.

Setelah semua proses format selesai, anda akan melihat ada Drive baru pada Windows Explorer anda.