Teknologi PC 02

Teknologi PC 02

SSD: Miniaturisasi demi kapasitas

Berkat NAND flash 20 nm dan konektor SATAe, SSD bukan hanya lebih kecil dan cepat, tetapi juga meningkat kapasitasnya. Dalam konteks transfer data, koneksi SATA telah menjadi mata rantai terlemah, hingga kini, transfer data dari hard disk ke RAM (juga sebaliknya) bisa mencapai 6 Tbps (Gigabit per second) atau sekitar 768 MB/s. Meskipun harddisk SSD dan RAM Kini semakin cepat, aliran data antara keduanya masih terhambat di kabel SATA yang lambat. Hadirnya adapter SATAe mengombinasikan koneksi SATA dengan port PCIe. Untuk itu tersedia protokol baru yang dapat mentransfer data lebih cepat, hingga 16 Gbps. Nantinya motherboard mungkin akan menyediakan dua opsi port. Port pertama, SATAe akan mendukung harddisk lama, sementara harddisk SSD baru dapat dipasangkan pada port PCIe (port kedua). Spesifikasi keduanya sedang digodok oleh SAIO (Serial ATA International Organization) dan akan dirilis akhir tahun bersamaan dengan hadirnya perangkat dengan koneksi SATAe. Bagi anda yang ingin merasakan transfer secepat interface SATAe sekarang bisa mencoba harddisk SSD seperti OCZ RevoDrive. Kombinasi HDD biasa dan SSD ini bisa dipasangkan langsung ke slot PCIe. RevoDrive masih memakai protokol SATA lama, tetapi lebih cepat daripada SSD SATA biasa karena terhubung via PCIe.

SSD terbaru mulai banyak menggunakan chip 20 nm, seperti NAND flash memory 64 Gbit 20 nm dari Intel dan Micron. Karena ukuran fisik chip-nya mengecil, SSD pun dapat diperbesar kapasitasnya. Sebuah SSD 2,5 inci untuk notebook bisa berkapasitas 2 TB (Terabyte). SSD dengan chip 25 nm bahkan berkapasitas tidak sampai setengahnya. SSD 20 nm telah diadopsi oleh banyak produsen untuk produk server dan diikuti oleh produk SSD untuk konsumen. Rencananya, Intel pun akan merilis SSD 1 TB akhir tahun ini. Sejalan dengan semakin banyak SSD 25 nm yang ditawarkan dipasaran, harganyapun berangsur-angsur akan menurun. Anda yang belum berniat membeli  SSD karena alasan harga mungkin bisa mempertimbangkan harddisk hybrid, seperti Seagate Momentus XT 750 GB dengan ekstra cache kecil (SLC NAND flash memory 8 GB). Harddisk jenis ini menyimpan data-data yang sering diakses di dalam cache tersebut sehingga terasa lebih cepat dibandingkan harddisk biasa tanpa cache besar.