AWAL SEBUAH KEAJAIBAN 02

AWAL SEBUAH KEAJAIBAN 02

Badai yang Menerpa

Tahun 1929, datanglah peristiwa yang hampir merenggut nyawa J.C. Penny. Dunia mengalami masa resesi yang dashyat dan itu berpengaruh besar terhadap masalah keuangan toko J.C. Penny karena biaya yang dikeluarkan untuk mengembangkan usaha sampingan. Untuk membiayai bisnis sampingan itulah Penny telah meminjam uang secara besar-besaran. Di samping itu, J.C.Penny juga dikenal sebagai seorang philantropis (pecinta kemanusiaan) yang dermawan. Ia telah mendonasikan banyak uang kepada organisasi-organisasi dan individu-individu. Resesi dunia telah menyebabkan bank-bank meminta pembayaran utang lebih cepat dari yang dipikirkan. Rasa kuatir dan takut yang terus menerus menghantui pikirannya. Ia menjadi tidak bisa tidur dan merasa sakit yang tiada terkira. Masalah kesehatan yang ada dalam pikirannya, telah mendorong Penny untuk memeriksakan kesehatannya di rumah sakit Kellogg Sanitarium di Battle Creek, Michigan, yang setara dengan rumah sakit Mayo Clinic yang terkenal.

Dokter yang memeriksa, menyatakan bahwa Penny betul-betul sakit, tetapi terapi pengobatan dan obat-obatan tidak dapat menolongnya. Penny telah diserang oleh setan kembar, keputusasaan dan ketidak-berdayaan. Penny mengingat, “Aku bertambah lemah setiap hari. Aku betul-betul terpuruk secara fisik dan mental, dipenuhi oleh ketidak berdayaan, bahkan tak mampu melihat secercah sinar harapan. Aku tak punya apa-apa lagi untuk hidup. Aku merasa tak punya siapa-siapa lagi tersisa di dunia ini, bahkan seluruh keluargaku rasanya telah berbalik menentangku.” Melihat kondisi kesehatannya  yang semakin memburuk, dokter memberikannya obat penahan sakit yang efeknya mengejutkan. Penny terbangun dengan sebuah pemikiran bahwa hidupnya akan berakhir malam itu. “Aku turun dari pembaringanku dan menulis surat perpisahan untuk isteri dan anakku, yang menyatakan bahwa aku tak berharap hidup lagi untuk melihat munculnya sang fajar.”