AWAL SEBUAH KEBERANIAN 04b

AWAL SEBUAH KEBERANIAN 04b

Arahkan pikiran kita kepada hal-hal besar dan berguna, karena untuk hal itulah Allah menciptakan kita dengan pikiran yang kreatif. Jangan biarkan masalah dan kesusahan membelenggu kita di ground zero kehidupan. Jangan biarkan pikiran-pikiran kita dipenuhi dengan banyaknya persoalan yang membuat kita kehilangan harapan. Seorang perempuan yang pernah mengalami kekecewaan karena dikhianati sang suami dapat mendorong karir suaminya menjadi seorang gubernur dari negara bagian New York. Seorang wanita biasa dapat menopang karier seorang suami yang menderita kelumpuhan dan harus duduk di kuris roda menjadi salah satu presiden terbesar dalam sejarah Amerika Serikat. Seorang wanita yang memiliki kepedulian terhadap sesamanya dapat terus berjuang dan menjadi ‘Ibu Negara Dunia’ yang dikagumi di abad ke 20 karena pikirannya diarahkan kepada hal-hal yang besar. Eleanor memilih gagasan atau ide-ide besar untuk diproses oleh pikirannya. Ia tidak mau membiarkan pikirannya dicemari oleh kekecewaan atau persoalan yang membuat hidupnya dalam kekalahan.

Ketika saudara mengerti betapa dahsyatnya nama Allah yang saudara puji dan muliakan, maka akan ada sebuah keajaiban yang sanggup mengubah hidup dan nasib saudara sekarang. Saudara akan hidup dalam kemenangan, kelimpahan dan kemuliaan. Puji dan agungkanlah nama itu setiap saat saudara akan memulai segala kehidupan hidup sepanjang hari. Itulah awal sebuah kemenangan dalam hidup saudara.

Orang bijak, Agustinus (354-430), Uskup kota Hipo di Afrika, berkata, People travel to wonder at ghe height of the mountains, at the huge waves of the seas, at the long course of the rivers, at the vast compass of the ocean, at the circular motion of the stars, and yet they pass by themeselves without wondering.(manusia berkelana dan mengagumi tingginya puncak gunung, besarnya gelombang lautan, panjangnya aliran sungai, tepi batas lautan yang luas, gerakan edar bintang-bintang, namun, merasa biasa saja ketika melewati dirinya).

Menyedihkan bukan? Manusia tidak mengenal dirinya, tidak mengetahui potensi atau kekuatan yang ada dalam dirinya. Itu sebabnya manusia menjadi takut ketika menghadapi masalah atau tantangan yang besar. Arahkan pikiran kita kepada Allah atau tantangan yang besar. Arahkan pikiran kita kepada Allah yang memiliki Nama Yang Dahsyat dan Ajaib. Percayalah kepadaNya maka saudara akan menjadi sebuah pribadi yang luar biasa.

Jadilah pribadi yang selalu melihat betapa dahsyatnya Allah yang menjadi pusat dan penggerak semesta alam ini, bukan pribadi yang selalu takut melihat persoalan dan tantangan hidup yang kita pikir terlalu besar.

Henry Ford (1863-1947) dapat membangun perusahaan pabrik mobil yang mendunia karena pikirannya tidak tertuju kepada persoalan tetapi kepada tujuan. Ia berkata, “Obtacles are those frightful things you see when you take your eyes off your goal” (Halangan-halangan itu menakutkan bila kita mengalihkan mata kita dari tujuan).

Jangan lihat persoalannya tetapi lihatlah Allah yagn besar dan percayalah kepadaNya. Luangkanlah waktu untuk merenung dan mengucapkan kata-kata yang luar biasa, “Dikuduskanlah NamaMu”. Luangkanlah waktu di pagi hari sebelum saudara memulai segala kegiatan saudara sepanjang hari itu untuk memuji dan mengagungkan Nama Allah yang luar biasa itu. Apa yang saudara lakukan di pagi hari itu akan menjadi AWAL SEBUAH KEMENANGAN dalam hidup saudara sepanjang hari dan sepanjang hidup saudara.

Renungkan puisi yang ditulis oleh orang yang tak di kenal di bawah ini. Tuhan nanti akan berkata, “Aku terlalu sibuk, tak punya waktu untukmu”, bila saudara merasa ‘terlalu sibuk’ dengan segala kegiatanmu.

Aku Terlalu Sibuk

“Aku terlalu sibuk, Tuhan, untuk membaca FirmanMu hari ini.”

Aku membolak-balik Alkitab, kemudian meletakkannya.

“Aku terlalu sibuk, Tuhan, untuk berdoa.”

Aku yakin, Tuhan akan mengampuni. Aku terlalu sibuk hari ini.

“Aku terlalu sibuk, Tuhan, untuk menolong teman yang sedang susah.”

Aku mendengar dorongan Tuhan dari dalam hati, namun tak punya waktu untuk berbagi.

“Aku terlalu sibuk, Tuhan, untuk berhenti dan memujaMu.”

Hari ini adalah hari yang kurencanakan untuk melakuakn sesuatu.

Suatu malam aku bermimpi, aku mengetuk pintu sorga.

Malaikat yang marah menjawab, “Untuk apa kau mengetuk pintu?

Tuhan jauh lebih sibuk sekarang. Ia tdak punya waktu untukmu.

Di dunia kamu terlalu sibuk, jadi sekarang Tuhan juga sibuk.”

Dia berbalik dan meninggalkanku, aku terdiam disana sendirian

Aku merasakan kegelapan yang tiada berkata, yang belum pernah kualami,

Ketika aku bangun di pagi hari, aku berlutut di sisi tempat tidurku:

“Mulai sekarang dan seterusnya, buatlah aku sibuk untukMu, Tuhanku.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s