AWAL SEBUAH KEBAHAGIAAN 03

AWAL SEBUAH KEBAHAGIAAN 03

PENATNYA PENCARIAN

Dale Breckenridge Carnegie (1888-1955) adalah seorang penulis, dosen dan pelopor serta pengembang kursus yang sangat terkenal tentang pengembangan diri, penjualan, pelatihan perusahaan, berbicara di depan umum, dan kemampuan hubungan antar pribadi. Ia adalah penulis buku HOW TO WIN FRIENDS AND INFLUENCE PEOPLE (Bagaimana Mendapatkan Sahabat dan Mempengaruhi Orang), 1936, buku yang sangat laris dan tetap popular sampai masa kini. Ia juga merilis buku HOW TO STOP WORRYIING AND START LIVING (Bagaimana Berhenti Kuatir dan Mulai Hidup) 1948 dan beberapa buku top lainnya. Buku-bukunya sangat menekankan ide bahwa sangat mungkin mengubah prilaku orang lain dengan mengubah reaksi kita terhadap mereka.

Dale lahir di Maryville, Missouri, Amerika Serikat sebagai anak petani miskin. Ketika ketil, walau ia biasa bangun jam 4 subuh untuk memerah susu dari sapi-sapi peternakan ayahnya, ia mampu memperoleh pendidikan guru di Warrensburg. Setelah lulus, ia bekerja menjual kursus korespondensi kepada para pemilik peternakan, kemudian menjual sabun, daging babi, dan semacam bongkahan lemak berwarna putih untuk perusahaan Armour & Company. Ia sangat sukses dalam penjualan untuk daerah negara bagian Omaha dan Nebraska dan kemudian menjadi pemimpin perusahaan. Setelah memiliki tabungan cukup, ia berhenti berjualan dan mengejar impian yang lama terpendam untuk menjadi seorang pengajar atau dosen. Namun, ia akhirnya kuliah di Akademi Seni Drama Amerika Serikat dan menjadi seorang aktor walau tidak sukses. Ia kembali ke New York, tidak memiliki pekerjaan dan betul-betul bangkrut dengan menumpang di asrama yang dimiliki oleh sebuah lembaga keagamaan. Dari sanalah ide untuk mengajar kursus (Dale Carnegie Course) muncul dan berkembang. Tahun 1914, ia memperoleh penghasilan $500/minggu, setara dengan $10.000 sekarang. Ia tertarik dan menggeluti pengajaran tentang pengembangan diri sendiri karena banyak masalah yang terjadi dalam hidup manusia diakibatkan oleh cara berpikir yang salah. Itu sebabnya ia mengingatkan, “Ingat, kebahagiaan tidak bergantung kepada siapa dirimu atau apapun yang kau miliki. Kebahagiaan semata-mata bergantung kepada apa yang kau pikirkan.”

 

Iklan