AWAL SEBUAH KETENANGAN 05

AWAL SEBUAH KETENANGAN 05

Menikmati Dengan Bebas

Setelah masuk negeri perjanjian, Kanaan, bangsa Israel tidak menikmati hidup dan tahun-tahun yang menyenangkan. Sepanjang sejarah hidup bangsa itu di tanah Kanaan, mereka mengalami peperangan demi peperangan, bencana demi bencana dan hukuman demi hukuman yang mereka terima dari Tuhan. Mengapa? Mereka tidak taat melakukan segala perintah Tuhan yang diingatkan oleh Musa sebelum mereka masuk negeri perjanjian.

“Haruslah kamu berpegang pada perintah, peringatan dan ketetapan TUHAN, Allahmu, yang diperintahkan-Nya kepadamu; haruslah engkau melakukan apa yang benar dan baik di mata TUHAN, supaya baik keadaanmu dan engkau memasuki dan menduduki negeri yang baik, yang dijanjikan TUHAN dengan sumpah kepada nenek moyangmu, dengan mengusir semua musuhmu dari hadapanmu, seperti yang difirmankan TUHAN.” (Ulangan 6: 17-19)

Tetapi beginilah kamu lakukan terhadap mereka: mezbah-mezbah mereka haruslah kamu robohkan, tugu-tugu berhala mereka kamu remukan, tiang-tiang berhala mereka kamu hancurkan dan patung-patung mereka kamu bakar habis. (Ulangan 7: 5).

Ketika sebuah perintah penting tidak didengar, ditaati dan dilakukan dengan benar maka terjadi kemerosotan moral yang luar biasa. Mereka menyesuaikan diri dengan pola hidup orang-orang yang tidak emngenal dan takut akan Allah. Mereka terlibat dalam bermacam upacara pembuatan dan penyembahan patung berhala. Kehidupan keluarga menjadi menjadi kacau karena kawin dan mengawinkan. (Ulangan 4: 16-19; 5: 8-9). Karena itulah murka Tuhan turun ke atas mereka dan mereka harus menerima hukuman dengan berkali-kali di hajar oleh suku-suku yang tinggal di Kanaan dan yang terakhir mereka harus mengalami pembuangan selama 70 tahun ke negeri Babilonia. Itu sebabnya sebuah ketaatan harus dimiliki oleh kita yang mau naik dari ground zero menuju ‘bintang’.